Berita

Inilah Fokus Pembangunan Kota Payaumbuh 5 Tahun ke Depan

×

Inilah Fokus Pembangunan Kota Payaumbuh 5 Tahun ke Depan

Sebarkan artikel ini
Pelantikan walikota Payakimbuh terpilih oleh Gubernur sumbar, Sabtu (23/09/2017)
Pelantikan walikota Payakimbuh terpilih oleh Gubernur sumbar, Sabtu (23/09/2017)

Padangkita.com – Pasangan walikota dan wakil walikota Payakumbuh terpilih Riza Falepi dan Erwin Yunaz menyatakan akan langsung bekerja untuk membangun Payakumbuh.

Walikota payakumbuh, Riza Falepi mengatakan fokus kerja yang akan dilakukan terdiri atas 3 hal utama yakni pembangunan dan pembenahan infrastruktur, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terdiri dari pendidikan, kesehatan, membuka lapangan
kerja dan membangun sistem keuangan sehingga mempunyai dana kesejahteraan yang kuat.

“Kita akan fokus pada 3 hal yakni infrastruktur, SDM dan sistem ekonomi keuangan,” katanya seusai pelantikan, Sabtu (23/09/2017) di Padang.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno meminta agar Riza Falepi-Erwin Yunaz akur dalam menjalankan roda pemerintahan 5 tahun ke depan.

Menurut Irwan, kepentingan rakyat harus diperhatikan dan didahulukan karena jabatan yang mereka sandang merupakan amanah dari rakyat.

Gubernur juga meminta setiap persoalan yang terjadi disikapi dengan bijaksana dan diselesaikan sebaik mungkin. Sehingga tidak ada perpecahan antara walikota dengan wakilnya.

Diharapkan, perbedaan sebagai dinamika diselesaikan dengan baik, bukan justru diperkeruh dan dipertentangkan, yang ujungnya terjadi perpecahan antar wali kota dan wakilnya.

Dalam pidatonya, Irwan Prayitno mengingatkan Walikota dan Wakil Walikota Payakumbuh periode 2017-2022 itu untuk selalu kompak menjalankan pemerintahan dan membangun Payakumbuh.

“Kompak, sinergi, serasi, bersama membangun Payakumbuh. Bekerja dengan double gardan. Langsung kebut, apalagi pak Riza sudah lima tahun disana,” ujar Irwan Prayitno, dalam pidato yang dibumbui pantun.

Gubernur Sumbar juga meminta kedua pemimpin kota galamai tersebut untuk saling melengkapi dan mengelola perbedaan menjadi kekuatan untuk membangun.

“Kekurangan walikota dipenuhi wakil. Kekurangan wakil dipenuhi walikota. Dinamika perbedaan, tolong dibenahi. Lakukan yang terbaik. Kelola perbedaan diantara berdua yang pasti ada,” lanjutnya.

(Aidil Sikumbang)