Ini Rancangan APBD Dharmasraya tahun 2022 yang Disampaikan Bupati Sutan Riska ke DPRD

Penulis: Redaksi

Pulau Punjung, Padangkita.com – Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan menyampaikan Nota Penjelasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Dharmasraya Tahun Anggaran 2022 dalam Rapat Paripurna yang digelar DPRD Dharmasraya, Senin (25/10/21).

Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Dharasmraya, Paryanto itu, Sutan Riska menyampaikan, bahwa secara umum, APBD Dharamsraya tahun 2022 senilai Rp939 miliar.

Jumlah itu, kata Sutan Riska, mengalami penurunan 9,56 persen dari APBD 2021 yang mencapai Rp1 triliun lebih.

“Kondisi ini disebabkan adanya pengurangan alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) tahun 2022 oleh pemerintah pusat, karena kondisi keuangan negara yang mengalami penurunan akibat penanggulangan Pandemi Cobvid-19,” ujarnya.

Sutan Riska menguraikan, bahwa total pendapatan daerah pada Rancangan APBD Tahun Anggaran 2022 senilai Rp874 miliar.

Jumlah itu, sebut Sutan Riska, juga mengalami penurunan 8,2 persen dari APBD 2021 yang mencapai Rp950 miliar.

Pendapatan daerah itu meliputi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diproyeksi mencapai Rp92 miliar, Dana Transfer Rp781 miliar dan Pendapatan Daerah yang sah senilai Rp500 juta.

Kemudian, untuk belanja daerah, lanjut Sutan Riska, pada rancangan APBD 2022 direncanakan senilai Rp939 miliar lebih. Terdiri dari Operasional Rp697 miliar, Belanja Modal Rp88 miliar, Belanja Tak Terduga Rp49 miliar dan Belanja Transfer sebesar Rp104 milyar.

“Untuk pengeluaran pembiayaan tahun 2022 tidak dialokasikan, mengingat kondisi keuangan yang mengalami penurunan signifikan, sehingga tidak dialokasikan untuk penyertaan modal,” ungkapnya.

Sutan Riska juga menyampaikan permohonan maaf karena belum mampu mengakomodir semua kebutuhan dan keinginan masyarakat secara keseluruhan.

Baca juga: Pemkab Dharmasraya Dorong Kemitraan Usaha Skala Besar dengan UMKM

“Ini bukan berarti mengabaikan aspirasi dan kebutuhan masyarakat. Namun, semata-mata disebabkan keterbatasan kemampuan keuangan daerah pada saat ini,” katanya. [adv]

Terpopuler

Add New Playlist