Ini 8 Orang Pertama yang Divaksin Covid-19 di Sumbar

Berita Padang terbaru, berita Sumbar terbaru dan berita Virus Corona (Covid-19) Sumbar: Sebanyak delapan pejabat Forkopimda di Sumbar menjadi kelompok pertama yang disuntik vaksin Covid-19.

Padang, Padangkita.com – Sebanyak delapan pejabat forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) di Sumatra Barat (Sumbar) menjadi kelompok pertama yang disuntik vaksin Covid-19. Penyuntikan vaksin dilakukan di aula Kantor Gubernur Sumbar, Kamis (14/1/2021)

Sebelum pejabat tersebut disuntik vaksin oleh vaksinator, kesehatan mereka diperiksa oleh petugas kesehatan. Orang yang disuntik vaksin harus benar-benar sehat dan layak untuk disuntik vaksin.

Informasi yang dihimpun Padangkita.com di lokasi, delapan orang yang disuntik vaksin pada hari ini yaitu:

  • Danrem 032 Wirabraja, Brigjen TNI Arief Gajah Mada
  • Ketua Ikatan Dokter Indonesia Sumbar, dr Pom Harry Satria
  • Komandan Denkesyah 01.04.04 Padang Kesdam I/BB, Letkol (Ckm) Zulfikar, S.K.M
  • Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal
  • Kepala Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, dr Andani Eka Putra
  • Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat M Djamil, Yusirwan
  • Kepala Balai Besar POM Padang, Firdaus Umar
  • Kabiddokkes Polda Sumbar, Kombes Pol drg. Lisda Cancer, M. Biotech

Kemudian, ada empat pejabat yang tidak jadi divaksin. Mereka yaitu Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumbar Anwarudin Sulistiyono, Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, dan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumbar Buyung Wiromo Samudro. Mereka yang tidak jadi disuntik vaksin karena belum memenuhi persyaratan kesehatan.

Irwan mengatakan pejabat yang belum disuntik vaksin pada hari ini berarti penyuntikan vaksinnya ditunda sampai mereka benar-benar dinyatakan siap divaksin sesuai standar prosedur vaksinasi, dan bisa divaksin pada tahap vaksinasi selanjutnya.

Irwan mengatakan vaksinasi diperlukan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. “Intervensi memutus rantai dengan apa, dengan imunisasi, dengan cara suntik vaksin. Jadi, ini upaya untuk menghentikan pandemi,” jelasnya.

Selain itu, program vaksinasi kepada pejabat ini dilakukan untuk meyakinkan masyarakat bahwa vaksinasi ini benar-benar aman.

“Tentang vaksin, tentu kami tidak gegabah. Pertama terkait kehalalan, kami menurut MUI. MUI kan sudah mengeluarkan fatwa halal. Kemudian BBPOM juga sudah mengatakan vaksin ini aman,” terang Irwan.

Baca juga: Danrem 032 Wirabraja Gantikan Gubernur Jadi Orang Pertama Divaksin di Sumbar

Setelah vaksinasi kepada pejabat ini, program vaksinasi akan dilakukan kepada tenaga kesehatan dan karyawan yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan. Sebagai tahap awal, vaksinasi terhadap sumber daya manusia  di sektor kesehatan ini diprioritaskan ke dua daerah di Sumbar, yaitu Kota Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan. [pkt]


Baca berita Sumbar terbaru dan berita Virus Corona (Covid-19) terbaru hanya di Padangkita.com.

Terpopuler