Ibu Negara Iriana Joko Widodo Dijadwalkan Buka “Randang Mendunia” 17 Juli Mendatang

Penulis: Redaksi

Padang, Padangkita.com – Ibu Negara Iriana Joko Widodo, dijadwalkan bakal membuka kegiatan “Randang Mendunia”, pada 17 Juli mendatang. Dalam kegiatan ini, sejumlah orang di Sumatra Barat (Sumbgar) dan berbagai tempat di dunia akan memasak randang secara serentak.

Dengan kesediaan ibu negara tersebut, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengaku bangga, karena kegiatan “Randang Mendunia” mendapat perhatian begitu besar.

“Randang Mendunia” ini merupakan kerja sama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar dengan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) II Komando Armada I Padang.

Rencana kegiatan ini dibahas Gubernur Mahyeldi Ansharullah saat audiensi dengan Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan, Kadis Perdagangan dan Perindustrian, serta Sekretaris Dinas Pariwisata tentang kegiatan “Randang Mendunia” di Istana Gubernuran, Senin (5/7/2021).

Mahyeldi menyampaikan Pemprov Sumbar menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif Lantamal II untuk menyelenggarakan kegiatan memasak randang serentak di seluruh dunia.

“Kegiatan ini akan dilaksanakan secara lansung (dengan jumlah terbatas), dan secara online melalui (aplikasi) Zoom,” kata Mahyeldi.

Mantan Wali Kota Padang ini menyampaikan randang atau rendang merupakan salah satu makanan tradisional khas Minangkabau yang sangat terkenal hingga ke banyak negara di dunia.

“Rendang telah terpilih sebagai makanan terlezat di dunia. Kegiatan ‘Randang Sedunia’ ini tentunya akan menambah promosi pariwisata Sumbar,” ujarnya.

Baca juga: Rendang Kembali Masuk Daftar Makanan Terenak di Dunia Tahun Ini

Mahyeldi meminta dukungan semua pihak, dengan berbagai aktivitas yang mendorong penetapan randang sebagai warisan budaya takbenda dunia Intangible Cultural Heritage (ICH UNESCO) dari Indonesia.

“Marandang Sedunia” ini akan diikuti anggota dan pengurus diaspora Minang se-Dunia, anggota dan pengurus Dharma Pertiwi se-Dunia.
Kemudian Dekranasda seluruh Indonesia, Dharma Pertiwi Seluruh Indonesia, serta masyarakat Sumbar di 19 kabupaten/kota. (*/pkt)

Terpopuler

Add New Playlist