Fathiyah Hamka Meninggal Dunia, Pernah Ditinggal Lama Buya Hamka yang Berjuang Gerilya

Penulis: Redaksi

Padang, Padangkita.com – Putri ketujuh Buya Hamka, Fathiyah Hamka meninggal dunia pada Minggu (16/1/2022). Kabar duka ini disampaikan oleh adik Almarhumah, Syakib Arselan Hamka.

“Telah berpulang ke Rahmatullah dengan tenang kakakku tercinta Fathiyah Hamka pada pukul 03:15. Semoga amal ibadah Almarhumah diterima di sisi Allah dan diampuni segala kesalahan dan dosa Almarhumah,” tulis Syakib Arselan Hamka di akun Facebooknya.

Fathiyah Hamka merupakan salah seorang dari sepuluh anak Buya Hamka hasil perkawinannya dengan Siti Raham.

Ia lahir pada 15 September 1947. Almarhumah melewati masa kecil di tengah pahit getir kehidupan sang ayah pada masa perang revolusi kemerdekaan.

Saat itu, Buya Hamka yang bernama lengkap Abdul Malik Karim Amrullah Datuak Indomo, bergerilya keluar masuk hutan untuk menggalang persatuan rakyat melawan Belanda yang berusaha menjajah kembali Indonesia

Fathiyah dan anak Buya Hamka yang lain mengungsi ke Sungai Batang. Selama berbulan-bulan, mereka tak bertemu dengan sang ayah.

Rusydi Hamka dalam buku ‘Pribadi dan Martabat Buya Hamka’ mengisahkan, mereka sekeluarga pada masa itu hanya bisa memakan ubi dan bubur.

Baca juga: Museum Buya Hamka Raih Peringkat Kedua API Award 2021

“Waktu itulah, Aliyah (kakak Fathiyah) nyaris menemui ajalnya karena terlalu sering mengkonsumsi ubi, membuat Aliyah terserang penyakit,” tulis Rusydi. [den/pkt]

Terpopuler

Add New Playlist