Dinilai Tak Terbuka, Manajemen SPFC Angkat Suara Soal Persiapan Tim dan Liga 2

Penulis: Muhammad Aidil

Berita Padang hari ini dan berita Sumbar hari ini: Soal tudingan tak terbuka terhadap manajemen Semen Padang FC, ini tanggapan manajer Effendi Syahputra.

Padang, Padangkita.com – Manajer Semen Padang Football Club (SPFC), Effendi Syahputra angkat bicara terkait adanya anggapan yang menyebut pihaknya tidak terbuka dan cenderung tidak ada pergerakan dalam membentuk kerangka tim guna menghadapi kompetisi Liga 2 yang dijadwalkan bergulir akhir Juli 2021 mendatang.

Menurutnya, langkah ini diambil sebagai bentuk strategi agar pergerakan mereka tak terbaca oleh tim lawan. Ia mengatakan, seluruh komposisi tim sejatinya sudah terbentuk sejak bulan Februari 2021 lalu.

“Setelah Ramadan baru dikeluarkan satu per satu, kami memilih kapan harus latihan, karena tidak efektif jika dilaksanakan pada bulan Ramadan,” katanya kepada awak media, Kamis (10/6/2021) malam.

Dirinya juga ingin menepis tudingan bahwa SPFC bergerak senyap dalam merekrut pemain karena berbagai kepentingan dan juga pemain titipan dari internal atau eksternal SPFC.

“Penentuan pemain diputuskan pelatih, saya pastikan 100 persen pilihan (Pelatih Kepala) Weliansyah. Saya tantang untuk membuktikan jika ada pemain titipan atau intimidasi manajemen atau pihak lain, saya kasih Rp1miliar,” ucapnya.

Secara materi tim, dirinya optimis dengan pasukan yang ada sekarang. Bahkan Effendi sesumbar berani menggaransi skuad saat ini jauh lebih solid dan jauh lebih unggul secara dari komposisi musim lalu.

“Kami cukup optimis untuk bersiap menjelang menghadapi Liga 2 musim 2021 ini. Saya lebih percaya musim ini ketimbang musim lalu, tim tidak ada tekanan, karena bergerak dalam keadaan senyap,” ujarnya.

Saat ini, kata dia, SPFC sudah memiliki 24 pemain. Rencana awal, pihaknya akan mengisi satu slot untuk pemain asing atau berkaliber tinggi mengisi satu atau dua kursi pemain lagi.

“Namun, sampai saat ini regulasi tidak akan pakai asing untuk Liga 2, tetap berjalan 100 persen dengan pemain lokal, sehingga yang tadinya kami siapkan slot untuk pemain asing, sekarang slot itu kami siapkan untuk pemain-pemain muda terbaik Sumatra Barat (Sumbar) untuk melengkapi komposisi klub SPFC untuk Liga 2 musim ini,” katanya.

Saat ini, skuad pemain SPFC diisi oleh 30 hingga 40 persen pemain lokal, baik yang berasal dari Sumbar ataupun pemain luar yang sudah lama mengabdi di tim “Kabau Sirah” (julukan SPFC).

Effendi juga tidak menampik isu bahwa dirinya ikut turun tangan dalam pendanaan, pasalnya dirinya harus berani membuat terobosan agar sponsor yakin masuk dan mengucurkan dananya.

Baca juga: Pemain Semen Padang FC Gelar Latihan Perdana Secara Tatap Muka di Masa Pandemi Corona

“Siapa yang mau menjadi sponsor di tengah ketidakpastian Liga. Masalah sponsor kami tidak khawatir, meski nominalnya tidak sebesar di musim-musim lalu,” imbuhnya. [pkt]


Baca berita Padang hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Terpopuler