Demi Maksimalnya Sekolah Tatap Muka, Insan Pendidikan di Payakumbuh Berbondong-bondong untuk Divaksin

Penulis: Zulfikar Efendi

Payakumbuh, Padangkita.com – Demi maksimalnya pelaksanaan sekolah tatap muka, insan pendidikan di Kota Payakumbuh turut antusias untuk mendapatkan vaksin.

Hal itu terlihat dari banyaknya pelajar dengan usia 12 tahun ke atas, guru, orang tua siswa untuk mendapatkan vaksin di halaman kantor empat OPD di Kawasan Padang Kaduduak, Kelurahan Tigo Koto Diateh, Kota Payakumbuh, Rabu (13/10/2021).

Tak hanya insan pendidikan, program vaksinasi yang digelar Dinas Pendidikan (Disdik) itu juga diikuti masyarakat umum, sebanyak 400 orang mendaftar untuk divaksin.

Kedisdik Kota Payakumbuh, Dasril mengatakan, target awal hanya 150 orang. Namun, peminatnya mencapai 400 orang.

Adanya antusias masyarakat untuk divaksin, kata Dasril, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk menambah vaksinator.

“Vaksinator juga ditambah, disiapkan empat tim, masing-masing tim terdiri dari delapan orang, yang jelas kita menjawab semangat ini dengan baik,” ujar Dasril.

Jadi, kata Dasril, agar sekolah tatap muka maksimal, maka capaian vaksinasi harus 70 persen dan guru 100 persen.

“Kita bersama-sama jajaran kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua sepakat ingin mengembalikan lagi mutu pendidikan kita, yang boleh tidak divaksin hanya yang komorbid atau terkendala kondisi kesehatan,” ungkapnya.

Dasril mengakui, mutu pendidikan tidak akan meningkat hanya dengan sekolah daring. “Ini bukan soal kekhawatiran kita saja, kita juga harus mencapai herd immunity,” paparnya.

Payakumbuh, Padangkita.com - Demi maksimalnya sekolah tatap muka, insan pendidikan di Payakumbuh turut antusias untuk mendapatkan vaksin.
Wako Riza Falepi foto bersama pelajar SD yang ikut divaksin. [Foto: Ist]
Hingga saat ini, lanjut Dasril, sekitar 25 persen siswa sekolah usia di atas 12 tahun telah divaksin, dan 92 persen dari guru dan tenaga kependidikan juga telah divaskin.

“Vaksinasi sekarang tidak lagi menjadi paksaan, namun sudah menjadi kebutuhan terkhusus bagi siswa-siswi dan masyarakat Kota Payakumbuh,” ucapnya.

Wako Riza Falepi Apresiasi Antusiasnya Insan Pendidikan untuk Divaksin

Wali Kota Payakumbuh, Riza Faelpi mengaku bahagia dan bangga menyaksikan semangat dan antusiasnya insan pendidikan untuk divaksin.

“Luar biasa antusiasnya, jumlahnya mencapai 400 orang, kita berharap semangat seperti ini bisa kita jaga,” ujar Riza.

Bahkan, Riza juga turut menyosialisasikan terhadap peserta vaksin bahwa vaksin itu aman dan tidak membahayakan.

“Buktinya tidak apa-apa kan? Aman-aman saja malahan,” ungkap Riza.

Adanya hoaks soal vaksin, Riza mengaku juga memakluminya, karena hoaks soal vaksin terlalu masif di grup-grup media sosial.

“Memang dahulu untuk anak-anak dibawah 18 tahun ada kebijakan tidak boleh divaksin, tapi sekarang anak-anak usia 12 keatas sudah boleh divaksin sehingga target vaksinasi kita juga bertambah, jadi kita berharap ke depannya semakin banyak yang di vaksin dan semakin cepat pula mencapai herd immunity, hingga kita bisa mengambil kebijakan memperbolehkan sekolah tetap muka secara full,” imbuh Riza.

Riza juga berpesan agar kepala dinas lain juga turut menyukseskan program vaksinasi sesuai dengan kelompok masyarakat yang dipegang.

Baca juga: Usai Diperintahkan Wako Riza Falepi, Disparpora Payakumbuh Langsung Gelar Vaksinasi Covid-19

“Intinya, bulan ini (Oktober) capaian vaksinasi kita sudah harus 70 persen,” tegas Riza. [*/zfk]

Terpopuler