Dampak Positif Pandemi Covid-19, Produksi Sampah Di Padang Berkurang 

Penulis: Muhammad Aidil
|
Editor: Rina Akmal

Berita Padang hari ini dan berita Sumbar hari ini: Faktor pandemi, ekonomi masyarakat melemah dibarengi dengan sampah yang berkurang

Padang, Padangkita.com -Selama Pandemi Covid-19 produksi sampah yang dihasilkan masyarakat di Kota Padang berkurang 10 persen dari hari biasanya.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang memprediksi, produksi sampah di Kota Padang hanya mencapai 500 ton sehari di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Air Dingin, Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah.

Kepala Dinas (Kadis) LH Kota Padang, Mairizon mengatakan jumlah tersebut mengalami penurunan sekitar 10 persen dari hari biasanya dan juga sebelum pandemi Covid-19.

“Karena berbagai faktor, mulai dari faktor pandemi, ekonomi masyarakat melemah yang dibarengi dengan sampah yang berkurang,” katanya, Kamis (15/4/2021).

Menurutnya, sampah berbanding lurus dengan konsumsi masyarakat yang juga diimbangi dengan pendapatan atau daya beli masyarakat yang berkurang.

“Meskipun demikian, kami tetap mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah secara sembarangan, masukkanlah sampah ke tempat yang sudah disediakan,” ujarnya.

Selain itu, dia juga mengajak warga untuk tidak membakar sampah, terutama di bawah pohon karena berakibat pelapukan dan matinya akar.

Baca juga: Cara Unik Polisi Tindak Pelaku Balap Liar dan Tawuran Selama Ramadan di Padang

“Buanglah sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan,” imbuhnya. [rna]

Baca berita Padang hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Terpopuler