Daftar 12 Kabupaten/kota yang Berada di Zona Bahaya Gempa di Sumbar 

Penulis: Isran Bastian

Padang, Padangkita.com – Perlu jadi perhatikan kita semua bahwa wilayah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) secara umum rawan terhadap bencana gempa bumi.

Ir. Ade Edward dari Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Sumbar dalam tulisannya mengungkapkan, data menunjukkan, terdapat 12 Kabupaten/Kota dengan total 72 Kecamatan dan 408 Nagari dengan hampir 3.417.458 jiwa (berdasarkan sensus Penduduk 2013) berada pada zona ancaman atau zona bahaya tinggi.

Jumlah jiwa terpapar tersebut akan semakin rentan ketika berada di daerah yang bertopografi terjal atau perbukitan jiwa terpapar ancaman Gempa darat dangkal. Disamping itu hampir seluruh pemukiman di kecamatan-kecamatan yang berada di tengah-tengah Bukit Barisan berada di atas jalur Patahan Sumatera yang cenderung membentuk lembah-lembah dan dataran, artinya bahwa daerah-daerah tersebut berada pada zona ancaman/bahaya tinggi.

Dengan potensi magnitude dan kedalaman yang dangkal, gempa di sekitar zona patahan sumatera juga berpotensi menimbulkan bencana ikutan yaitu tanah longsor terutama pada daerah perbukitan bertopografi terjal.

Berikut adalah beberapa Ibu kota kabupaten, kecamatan atau pusat-pusat pemerintahan dan perekonomian yang berada di Jalur/Zona Patahan Sumatera:

1. Kab. Pasaman : Baharu, Kota Napan, Sitomba, Tapus, Petok, Selibawan, Lubuk Sikaping,

Bonjol,, Padang Sarai,

2. Kab. Agam : Palembayan, Kota Tinggi, Tarok, Koto Tuo

3. Kota Bukit Tinggi –> Ngarai Sianok

4. Kota Padang Panjang

5. Tanah Datar : Koto Baru, Malalo, Batu Taba

6. Kab. Solok : Singkarak, Sumani, Danau Kembar, Alahan Panjang, Galagah, Bukik Gadang,

Surian

7. Kota Solok

8. Kab. Solok Selatan : Pastalang, Muarolabuh, Alahan Badia, Liki

Terdapat salah satu alinea dalam Deklarasi Padang 2005, dalam Konferensi Internasional Ancaman Gempabumi Sumatera yang perlu jadi perhatian yang berbunyi, ”Saat ini, semua perhatian terpusat pada potensi bahaya guncangan gempabumi dan tsunami dari pecahnya megathrust di masa yang akan datang. 

Namun demikian, adalah penting bahwa masyarakat di Sumatera jangan mengabaikan risiko yang ditimbulkan oleh patahan besar lainnya yaitu, Sesar Sumatera, yang melintas sepanjang jalur pegunungan (Bukit Barisan) mulai dari Teluk Semangko (Lampung) sampai ke Banda Aceh.

Sebagai contoh, Banda Aceh akan lebih memiliki resiko terhadap pergerakan Sesar Sumatera yang berada di daratan dibanding resiko dari gempabumi dan tsunami disebabkan oleh megathrust yang berada di dasar laut.  

Dalam kasus tertentu ini, apakah akan mungkin terjadi gerakan tanah yang diakibatkan oleh pecahnya/bergeraknya Patahan Sumatera dan seperti apakah kemungkinan peristiwa yang akan terjadi ? Juga, lokasi-lokasi yang spesifik dari Patahan Sumatera harus diketahui sedemikian rupa sehingga kegiatan pembangunan yang baru tidak akan ditempatkan pada jalur Patahan Sumatera tersebut.”

Baca Juga: Patahan Aktif Gempa Sumatra Terbanyak Ada di Sumbar, Ini Daftarnya 

Baca Juga: Lebih Tahu Bahaya Gempa Bumi di Zona Patahan Sumatra

Harus ada tekanan publik agar kepala daerah yang daerahnya rawan gempa agar peduli terhadap perlunya bangunan aman gempa dan kawasan pemukiman aman longsor akibat gempa. [isr]

Terpopuler

No Content Available

Add New Playlist