Covid-19 Melandai, Tanah Datar Bakal Gelar Semua Event yang Tertunda

Penulis: Redaksi

Batusangkar, Padangkita.com – Tanah Datar memiliki sedikitnya 150 sanggar seni, dan 52 di antaranya sudah berbadan hukum serta bernaung dalam organisasi Komunitas Seni Luhak Nan Tuo. Inilah yang mendukung Tanah Datar menjadi kabupaten kreatif.

“Tanah Datar telah ditetapkan menjadi kabupaten kreatif di bidang seni pertunjukan, berdasarkan berita acara uji petik Badan Ekonomi Kreatif pada Maret 2019 yang lalu,” kata Bupati Tanah Datar Eka Putra dalam acara Penilaian Tahap Akhir Kota/Kabupaten (Kata) Kreatif 2021 Kemenparekraf, Senin (22/11/2021) di Indojolito secara virtual.

Ia menambahkan, saat ini Tanah Datar memiliki Program Unggulan (Progul) daerah yang telah dituangkan dalam RPJMD Tanah Datar yang salah satunya “Satu Nagari Satu Event”.

“Progul ini diharapkan melestarikan event yang mengedepankan kebudayaan dan kearifan lokal. Setidaknya dari 75 nagari akan ada 75 event yang dilestarikan setiap tahunnya,” ujar Eka.

Ia menyebutkan, beberapa tahun terakhir, beberapa event di tingkat desa atau nagari di Sumatra Barat sudah dilaksanakan di Tanah Datar.

“Ada beberapa event telah telah dilaksanakan dan menjadi agenda rutin, seperti Galundi Singkarak Festival, Festival Pesona Adat Nagari Puncak Pato, Festival Pesona Ngalau Pangian, Batipuh Culture, Festival Pesona Sumpu, pacu perahu, pacu jawi, pacu biduak dan Alek Anak Nagari Andaleh Baruh Bukik,” kata Eka.

Ditambahkan, kondisi pandemi Covid-19 yang sudah melandai, tentunya diharapkan event ini bisa terlaksana lagi, karena memberikan multiplier effect.

Baca juga: Bupati dan Wakil Bupati Tanah Datar Kompak Salat Subuh Berjemaah di Masjid Nurul Falah

“Dengan event ini, maka akan berdampak terhadap ekonomi masyarakat dan juga ekonomi kreatif. Secara otomatis, fotografer, konten kreator, videographer, desain grafis, kuliner, fashion, musik, dan lain sebagainya akan hidup dan berkembang lagi,” tukasnya. [djp/pkt]

 

Terpopuler

Add New Playlist