Anies Baswedan Lepas Pulang Basamo Perantau Tanah Datar

Penulis: Yose Hendra
Ilustrasi Mudik (foto: ist)

Padangkita.com – Gubernur DKI terpilih Anies Baswedan melepas ‘Pulang Basamo Perantau Tanah Datar se Nusantara’ di Masjid Istiqlal Jakarta, Kamis (22/06/2017). Pelbagai agenda bakal bergulir dari 24 Juni hingga 1 Juli 2017 mendatang.

Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi mengatakan, pulang basamo tersebut diikuti ribuan perantau Tanah Datar di seluruh penjuru nagari di Luak Nan Tuo ini.

“Atas nama masyarakat dan pemerintah daerah, kita menyambut gembira kedatangan sanak saudara kita yang pulang kampung, ungkapan syukur dan bahagia mengingat peran perantau yang sangat besar bagi pembangunan dan kemajuan Tanah Datar,” ungkap bupati yang didampingi Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma usai memimpin apel bersama ASN, Kamis, (22/06) di halaman Kantor Bupati Tanah Datar, Pagaruyung, sebagaimana rilis Humas Pemkab Tanah Datar.

Tahap awal, jelasnya, pemerintah daerah telah menyambut kedatangan 100 orang rombongan perantau asal Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (21/06) malam di Indo Jolito.

Menurut informasi, sambung Irdinansyah, perantau dari Bali, Nusa Tenggara dan Jambi sebagian sudah sampai di kampung halaman.

Di berbagai kesempatan, dia jelaskan perantau dapat dikatakan sebagai salah satu pilar pembangunan yang mendorong percepatan pembangunan di Tanah Datar.

“APBD Tanah Datar sangatlah terbatas untuk membiayai pembangunan di berbagai sektor, apalagi sekitar 60 persen dari APBD tersedot untuk belanja pegawai,” sebut Irdinansyah.

Sangat banyak dukungan perantau untuk pembangunan kampung halaman, secara kasat mata tidak sedikit pembangunan masjid, musala, bantuan untuk sekolah, pemberian beasiswa, aksi sosial yang diprakarsai dan dibiayai langsung oleh perantau baik secara perorangan maupun kelompok.

“Untuk itu pemerintah daerah bersama seluruh masyarakat siap menyukseskan agenda-agenda pulang basamo dan jika berjalan semarak dan sukses tentunya memberi dampak positif terhadap kampung halaman termasuk masyarakat di dalamnya,” ulas Irdinansyah.

Pulang basamo yang diinisiasi berbagai pagayuban perantau Tanah Datar seperti Kerukunan Keluarga Tanah Datar (KKTD) Jaya, Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) berbagai daerah dengan koordinator panitia pulang basamo Ketua KKTD Jaya Yuherman dan Joni Sastra, memiliki beberapa agenda.

Dimulai Sabtu (24/06) dilakukan penyambutan secara resmi oleh Pemerintah Daerah rombongan perantau yang diperkirakan bus 5 unit, mobil pribadi 250 unit dan didampingi 1 unit ambulance dilaksanakan di Indo Jolito.

Perwakilan rombongan perantau dari berbagai pelosok nusantara akan hadir di Indo Jolito, ini menunjukkan perantau Tanah Datar dari berbagai penjuru Tanah Air secara terorganisir pulang basamo sesuai rencana yang telah disusun.

Dilanjutkan pada malam hari, Festival Takbiran Idul Fitri 1438 H di lapangan Cindua Mato yang akan diikuti perwakilan 14 kecamatan se Tanah Datar.

Pada hari Selasa (26/06), 2 hari setelah Idul Fitri, perantau di bawah koordinator Ikatan Keluarga (IKA) 75 nagari melaksanakan silaturahmi di masing-masing nagari. Di hari Rabu, lomba pacu biduak dilaksanakan di Danau Singkarak tepatnya Ombilin Nagari Simawang Kecamatan Rambatan.

Agenda yang sangat penting yakni dilaksanakan Silaturahmi Nasional Perantau Tanah Datar se Nusantara yang dihelat pada Kamis (29/06) di Gedung Nasional Suri Maharajo Dirajo Batusangkar.

Diikuti tokoh-tokoh perantau yang tergabung dalam KKTD, IKTD se Indonesia. Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno akan menjadi motivator speaker di kesempatan itu.

Dengan Silaturahmi Nasional menjadi ajang kebulatan tekad membentuk pengurus perantau Tanah Datar se Indonesia yang memiliki jenjang struktur organisasi.

“Diharapkan lahir satu organisasi perantau Tanah Datar yang baru, leburan dari KKTD, IKTD dan lainnya sehingga secara koordinasi dan sumber daya tentunya akan semakin kuat,” bilang Irdinansyah.

Aksi bedah rumah menjadi salah satu aksi sosial perantau, akan dilakukan bedah 14 rumah miskin yang tersebar di 14 kecamatan di Tanah Datar pada Kamis 29 Juni.

“Pemerintah daerah mempunyai keinginan merehab rumah tidak layak huni, hadirnya perantau membiayai 14 rumah sangat membantu pemerintah daerah yang juga mengintruksikan pemerintah nagari mengalokasikan anggaran melalui Dana Desa serta didukung dengan APBD Tanah Datar dan bantuan Baznas Tanah Datar,” tandasnya.

Kegiatan lain di hari yang sama, Festival Baju Tradisional Minangkabau di Gedung Nasional, Kongres Ikatan Mahasiswa Tanah Datar (IMATAR) di Indojolito, Pembukaan Liga Sepakbola nagari se Tanah Datar, Pertandingan Sepakbola Gembira antara Perantau Nasional vs Pemda dan Muspida Tanah Datar di Lapangan Gumarang Batusangkar.

Dalam rangka HUT Bhayangkara ke 71, Pemerintah daerah juga mendukung pelaksanaan Bhayangkara Expo yang digelar di Istano Basa Pagaruyung selama 3 hari, 30 Juni s/d 2 Juli 2017.

Bhayangkara Expo akan ada bazar UMKM, menampilkan potensi ekonomi dengan tema ekonomi kerakyatan.

Sabtu (01/07), Jalan Sehat Pulang Basamo agar dapat diikuti oleh masyarakat Tanah Datar. “Mari kita ikuti jalan sehat pulang basamo, hadiah utama umrah ke Makkah yang disumbang perantau dan hadiah menarik lainnya,” ajak Irdinansyah.

Kegiatan ditutup dengan panggung rakyat direncanakan artis ibukota Beniqno dan Vanda. “Mari kita sambut perantau dengan suka cita sekaligus kita sukseskan alek Pulang Basamo Perantau Tanah Datar se Nusantara,“ pungkasnya.

Terpopuler

Add New Playlist