7 Tips Anti Bosan Belajar Daring dari Mendikbud

Penulis: Mentari Tryana

Padangkita.com – Pandemi virus Corona atau Covid-19 yang menyerang Indonesia sejak Maret 2020 lalu mengharuskan sekolah-sekolah menerapkan belajar dari rumah dalam secara daring.

Berbulan-bulan kegiatan ini dilakukan tentu akan berdampak pada rasa jenuh serta bosan yang dialami anak didik dan para guru.

Baca Juga

Hal ini menjadi tantangan paling nyata yang dihadapi para guru. Mereka dituntut untuk menciptakan suasana belajar yang tidak membosankan dalam setiap kegiatan belajar mengajar, yang sehari-harinya dilakukan secara daring.

Melihat kondisi ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim membagikan 7 tips untuk para guru agar belajar daring yang dilaksanakan tidak membosankan.

Tujuh tips tersebut adalah sebagai berikut:

1. Jangan Stres

Tips yang pertama dari Nadiem untuk para guru adalah tidak stres dan tidak khawatir dalam menghadapi pandemi ini.

“Pertama, jangan stres. Masa adaptasi saat ini memang tidak mudah dilalui. Semua pun pasti dilanda kebingungan dan penuh ketidakpastian. Jangan khawatir, yakini bahwa cara terbaik untuk belajar satu hal baru adalah untuk keluar dari zona nyaman,” ujarnya.

Baca juga: Olahraga Tingkatkan Imun Tubuh Lawan Virus Corona

2. Membuat Kelompok Lebih Kecil

Tips yang kedua, menurut Nadiem, guru bisa mencoba membagi kelas menjadi kelompok yang lebih kecil. “Jika para guru mengajar selama lima jam, bagi anak murid dalam beberapa kelompok atau 5 kelompok. Masing-masing kelompok menjalani kegiatan belajar selama satu jam dan diberikan tugas yang berbeda,” katanya.

3. Project Based Learning

Selanjutnya, Nadiem mendorong para guru untuk melakukan project based learning. Menurutnya, jika siswa sudah dibagi kelompok kecil, maka guru bisa memberikan grup project assignment dengan murid.

4. Beri Waktu Tambahan pada Siswa yang Tertinggal

Nadiem menyatakan saat guru mengalokasikan waktu lebih banyak untuk murid yang tertinggal, maka siswa tersebut akan bebas dari rasa bosan saat kelas dimulai. Sebab, kata Nadiem, mereka akan mampu mengejar ketertinggalannya.

5. Jangan Pakai Sistem Kejar Tayang

Menurut Nadiem, guru sebaiknya jangan menerapkan sistem kejar tayang karena hasilnya tidak akan efektif. Sebaliknya, saat ini adalah momen emas untuk menguatkan konsep fundamental yang mendasari kemampuan murid untuk bisa sukses di mata pelajaran apapun.

6. Minta Tolong Guru Lain untuk Berinovasi

Tips berikutnya dari Nadiem adalah minta pertolongan guru lain. Menurut Nadiem, sesama guru jangan ragu untuk meminta contoh atau best practice dari guru lain. Pasalnya, banyak guru yang mampu berinovasi dengan metode belajar online, sehingga hal ini bisa ditiru.

“Saling bertukar informasi itu penting. Ajaklah guru-guru lain masuk ke dalam kelas virtual, agar bisa melihat dan memberikan inspirasi kepada mereka. Ini adalah kesempatan emas untuk para guru, nimbrung secara digital di dalam virtual class,” ujarnya.

7. Have Fun

Tips terakhir dari mantan bos Gojek ini adalah have fun. Menurut Nadiem, mengajar memang tidak mudah, tapi jangan sampai guru memberikan pendidikan yang membosankan.

“Meski di tengah pandemi, hal-hal baru harus dilakukan demi yang terbaik bagi murid. Inilah saatnya orang tua dan guru harus berinovasi,” ujarnya. [*/try]


Baca berita terbaru hanya di Padangkita.com

Terpopuler