102 Daerah Tanpa Kasus Covid-19 Siap Jalankan New Normal

Penulis: Mentari Tryana

Jakarta, Padangkita.com – Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) mengatakan sejumlah daerah di Indonesia tengah melakukan persiapan untuk menerapkan protokol new normal.

“Di mana di beberapa daerah sedang menyiapkan protokol-protokol mengadopsi pedoman-pedoman yang disiapkan oleh pemerintah dari berbagai Kementerian/Lembaga yang kemudian sudah di-approve oleh Kementerian Kesehatan,” ucap Plt Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri RI, Safrizal dilansir dari Youtube BNPB, Jumat (5/6/2020).

Dari daerah-daerah tersebut, terdapat 102 daerah yang masih bebas atau tanpa catatan kasus virus Corona atau Covid-19 yang siap menjalankan new normal atau tatanan baru.

“Terdapat 102 Kabupaten/Kota yang tidak memiliki atau belum memiliki kasus, yang sudah siap menuju pelaksanaan tataran baru,” katanya.

102 daerah zona hijau tersebut akan diumumkan pemerintah melalui Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dalam waktu dekat.

Selain itu, Safrizal menjelaskan, ada 85 Kabupaten/Kota yang memiliki resiko tinggi atau merah. Kemudian, 180 Kabupaten/Kota yang beresiko sedang atau berwarna oranye, dan 139 Kabupaten/Kota beresiko rendah atau kuning.

Dalam persiapan tersebut, Safrizal meminta setiap daerah melakukan evaluasi data-data yang update dan selalu meningkatkan kesiapan daerahnya.

Termasuk secara bersinambungan memperkuat rencana mitigasi untuk transmisi dan penyebaran virus serta mewaspadai adanya gelombang kedua di tiap-tiap daerah.

Baca juga: Tagar #BoikotWikipedia Sempat Trending, Ini Jawaban Wikipedia Soal Artikel Sejarah PKI yang Berubah

“Terus dilakukan penguatan, dilakukan masif testing dengan Agresif tracking, juga melakukan perlindungan dengan kelompok rentan, penyandang disabilitas, orang tua, perempuan, dan anak-anak,” ungkap Safrizal.

Safrizal pun menjelaskan sejumlah fase yang akan dilewati sebelum new normal resmi diterapkan di daerah tersebut.

“Dimana fase awal, fase transisi satu, fase transisi dua, termasuk kepada nanti masuk kepada fase tatanan baru. Di mana setiap fase memiliki tolak ukur yang akan dicapai oleh setiap pemerintah daerah dalam penerapannya,” tutur Safrizal.

Untuk itu, Safrizal meminta seluruh Kepada Daerah menyiapkan apa yang dibutuhkan sebelum new normal tersebut dilaksanakan termasuk tatanan masyarakatnya.

“Sekarang terus menerus menyiapkan persiapan-persiapan ke arah tersebut, dengan tetap memerhatikan arahan bersama Mendagri dan Menteri Keuangan, di mana tetap memperkuat belanja di bidang kesehatan agar bisa dicapai good carry,”

Ia menyebut, termasuk di dalamnya memperkuat jaring pengaman sosial, memperkecil gap antara yang sudah mendapatkan jaminan sosial dan yang belum dan memperkuat dampak ekonomi.

“Menghidupkan ekonomi masyarakat sehingga dengan ekonomi hidup masyarakat mendapatkan memperoleh pendapatan,” pungkasnya. [*/try]


Baca berita terbaru hanya di Padangkita.com

Terpopuler

Add New Playlist