100 Guru Mengaji di Sumbar Dapat Insentif Rp3 Juta Per Orang

Penulis: Redaksi

Padang, Padangkita.com – Kabar gembira untuk guru yang mengajar mengaji di lembaga pendidikan Al-Quran. Kementerian Agama (Kemenag) segera  menyalurkan insentif sebesar Rp3 juta per guru.

Kabid Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (Papkis) Kemenag Sumbar melalui Kasi Pendidikan Pontren dan Ma’had Aly, Yohanis menjelaskan insentif itu ditujukan untuk meningkatkan semangat para guru pendidikan Al-Quran.

“Alhamdulillah pemerintah  membantu guru-guru TPQ, MDT TPA kita tahun ini,” kata Yohanis di sela-sela pemberkasan bantuan insentif ustaz pada Lembaga Pendidikan Al-Quran, di Aula AB 1 Kanwil Kemenag Sumbar, Senin (1/11/2021).

Yohanis menyebut jumlah insentif yang dikucurkan Kemenag untuk Sumbar totalnya mencapai Rp 300 juta. Dalam data, kata dia, sebanyak 100 orang guru mengaji di Sumbar akan menerima bantuan insentif tersebut. Nilainya, Rp3 juta per orang.

Ia merinci, guru mengaji yang akan menerima insentif tersebut berasal dari Kabupaten Solok 5 orang, Kabupaten Agam 5 orang, Kota Pariaman 6 orang, Kota Payakumbuh 5 orang, Sawahlunto 5 orang dan Kabupaten Limapuluh Kota 5 orang.

Kemudian, Kabupaten Padang Pariaman 5 orang, Pasaman Barat 8 orang, Kabupaten Pesisir Selatan 6 orang, Kabupaten Tanah Datar 6 orang, Kota Bukittinggi 5 orang dan Kabupaten Solok 5 orang.

Berikutnya, Kota Padang 8 orang, Kabupaten Sijunjung 5 orang, Kepulauan Mentawai 3 orang, Kabupaten Solol Selatan 5 orang, Kabupaten Pasaman 5 orang dan Kabupaten Dharmasraya 5 orang guru mengaji.

“Masing-masing guru ngaji nantinya akan mendapat Rp3 juta. Kita patut bersyukur, karena anggaran ini bersumber dari DIPA Kemenag. Makanya untuk berkas dan bahannya semua dari pusat,” ujar Yohanis.

Ia menargetkan sekiranya pemberkasan sudah lengkap dalam 1 pekan ini, selanjutnya bahan tersebut kembali dikirim ke Kemenag untuk proses aktivasi pencairan.

Yohanis mengungkapkan, secara umum syarat mendapatkan insentif tersebut, 100 orang guru ini wajib membuat surat pernyataan telah menerima bantuan insentif ustaz pada lembaga pendidikan Al-Qur’an TA 2021 dari Kemenag RI (bermaterai).

Kemudian menandatangani tanda terima bantuan bermaterai berdasarkan SK dan mengisi profil penerima bantuan.

Selain itu, guru penerima bantuan juga menyediakan laporan akademik seperti fotokopi KTP, fotokopi NPWP, narasi singkat tugas rutinitas ustaz, fotokopi izin operasional lembaga dari Kementerian Agama daerah setempat dan fotokopi SK penetapan/susunan kepengurusan sebagai ustaz dari lembaga terkait.

Ia mengharapkan guru-guru mengaji penerima insentif yang sudah mengisi pemberkasan bisa bersabar menunggu bantuan ini hingga cair.

“Harapan kita tidak terjadi kesalahan dalam mengisi blanko. Kalau sudah selesai pemberkasan, tolong dicek kembali berkasnya, yang bisa dibawa pulang buku rekening, ATM dan PIN-nya. Sedangkan untuk berkas lain akan dibawa kembali ke pusat,” jelasnya.

Ia mengingatkan, agar guru tetap berkoordinasi secara langsung dengan pihak Bidang Papkis Kanwil Kemenag Sumbar. Terlebih saat pencairan dan hasil print pencairan nanti di Kemenag Kabupaten/Kota setempat,

Sebab, ia mengakui, bantuan tersebut merupakan motivasi dan stimulasi bagi guru-guru dalam mengelola lembaga pendidikan.

Baca juga: Kisah Ihsanul Fakhri, Siswa MTsN 1 Bukittinggi Peraih Medali Emas KSM Nasional 2021

“Walau nilainya tiga juta, yang pasti dana ini perlu kita syukuri dan manfaatkan sebaik mungkin. Bapak dan ibu adalah yang terpilih dari beberapa guru yang menerima bantuan ini se-Sumbar,” ujarnya. (*/pkt)

Terpopuler

Add New Playlist