Pohon Sukun untuk Penghijauan di Padang

Pohon Sukun (Foto: negaraislam.net)

Padangkita.com – Pemko Padang bekerjasama dengan Pelaksana Tugas Pokok (PTP) Kementerian Pertahanan RI menanam ratusan pohon sukun di bantaran Sungai Jirak, Jalan Sutan Syahrir, Kelurahan Mato Aia, Kecamatan Padang Selatan.

Penanaman pohon ini dimaksudkan untuk penghijauan sekaligus guna mengantisipasi abrasi di anak sungai aliran Batang Arau tersebut.

“Penanaman pohon selain penghijauan juga untuk menahan abrasi di daerah aliran sungai,” kata Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah usai menanam pohon secara simbolis, Senin (27/11/2017).

Ia menjelaskan, pohon sukun sebagai pilihan untuk ditanam karena buahnya bermanfaat besar. Buah sukun mengandung karbohidrat yang tinggi, bisa sebagai alternatif pengganti nasi dan untuk olahan pangan lainnya.

“Buah sukun mengandung karbohidrat yang tingi, dapat diolah untuk berbagai macam pangan dan alternatif pengganti nasi,” ujarnya.

Mahyeldi menambahkan, pohon sukun yang rindang menjadikan kota lebih sejuk. Sedangkan akarnya yang kuat dapat menahan tanah dari pengikisan air.

“Pohon sukun menjadikan kota lebih sejuk karena rindang dan akarnya mencegah pengikisan,” katanya.

Terkait kerawanan bencana, Mahyeldi mengatakan, yang kerap terjadi di daerah aliran sungai dan perbukitan adalah banjir dan longsor. Solusinya tentu dengan menjaga pohon-pohon agar tidak ditebang. Sedangkan untuk menumbuhkan pohon-pohon itu dibutuhkan waktu yang lama.

“Solusinya menjaga pohon. Jangan ditebang karena sangat lama bisa tumbunya bila menanam yang baru,” ujar Mahyeldi.

Pada kesempatan ini, juga hadir Danlantamal II Teluk Bayur serta sejumlah pejabat SKPD di lingkungan Pemko Padang.

Kegiatan ini diinisiasi Pejabat PTP Kemenhan di Padang Syahril Bakri, melibatkan unsur TNI dan Polri, Camat dan ASN Padang Selatan, serta mahasiswa dari sejumlah Perguruan Tinggi.

Camat Padang Selatan Fuji Astomi mengatakan, kegiatan penanaman pohon di sepanjang sungai yang dilakukan Pemko dan elemen lain akan mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat. Masyarakat melihat upaya pemerintah dalam menjaga lingkungan.

“Hal ini akan menumbuhkan pemahaman warga tentang perlunya penghijauan dan pentingnya menjaga pohon untuk keseimbangan lingkungan,” sebutnya.

 

Baca juga:
Mengenal Ubud Writers and Readers Festival