Jokowi Targetkan Angka Kemiskinan di Bawah 10 Persen

Presiden Jokowi dan Ibu (Foto: Setkab)

Padangkita.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap penyerahan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH) yang akhir-akhir ini gencar dilakukan pemerintah di berbagai daerah di tanah air bisa mengurangi angka kemiskinan sebanyak-banyaknya.

“Ya saya sampaikan harus turun. Harus turun di bawah 10 persen, harus turun. Angkanya berapa, harus turun di bawah 10 persen,” kata Presiden Jokowi dikutip dari laman setkab.go.id, Selasa (27/3/2018).

Berdasarkan data Bada Pusat Statistik (BPS), penduduk miskin pada September 2017 sebesar 10,12 persen atau 26,58 juta orang dari total penduduk Indonesia. Jumlah itu mengalami penurunan sebesar 0,52 persen dibanding Maret 2017 sebesar 27,77 juta orang.

Jokowi berharap penurunan angka persentase kemiskinan menjadi di bawah dua digit itu bisa dicapai pada tahun 2018 ini. “Harus 1 digit. Ini targetnya ya,” ujarnya.

Mengenai kemungkinan penambahan anggaran PKH, Presiden Jokowi mengatakan, nanti tahun depan akan diajukan untuk PKH ini bisa dinaikkan, karena memang banyak keluarga-keluarga yang sangat membutuhkan, baik untuk pendidikan anak, baik untuk gizi anak.

Jokowi mengemukakan bahwa di kartu PKH itu ada dana Rp1,890.000,00, yang bisa diambil dalam beberapa tahapan.  Tahapan pertama Rp500.000,00, kedua Rp500.000,00, ketiga Rp500.000, dan terakhir Rp390.000,00.

Ia berharap, dari dana yang ada ini bisa dipakai untuk hal-hal yang berkaitan dengan sekolah dan pendidikan anak-anak, juga yang berkaitan dengan gizi anak-anak. “Karena dengan gizi yang baik anak-anak kita nanti akan pintar juga sehat,  ini penting sekali jangan,”ucapnya.

Namun Presiden mengingatkan, gizi tersebut untuk anak, bukan untuk bapaknya. “Untuk anak lho, untuk anak, ya jangan untuk bapaknya. Anaknya enggak diberikan, malah bapaknya yang diberi,” tutur Presiden.

Sebelumnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy dalam laporannya mengatakan, bahwa penerima KIP se-provinsi Kalimantan Selatan untuk tahun 2017 adalah 203.410 siswa.  Sedangkan untuk penerima KIP se-Banjarbaru ada 8.640 siswa.

Baca juga:
Ditutup Senin Lusa, Jumlah Pelamar CPNS Tahap 2 Capai 930.000 Orang