Atasi Masalah Sampah, Pemko Padang Kenalkan LISA

Tumpukan sampah di sepanjang Pantai Padang, Selasa (09/10/2017)

Padangkita.com – Pemerintah kota (pemko) Padang memperkenalkan ‘LISA’ kepada masyarakat agar dapat lebih peduli dengan lingkungan sekitar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Al Amin mengatakan LISA adalah akronim dari Lihat Sampah Ambil. Program ini dicanangkan untuk mewujudkan kota Padang yang bebas sampah.

“LISA bukanlah wanita cantik dan menarik. LISA merupakan singkatan dari Lihat Sampah Ambil,” katanya dikutip dari humas, Jumat (10/11/2017).

Pemko Padang berharap dengan program ini, warga kota bisa menanamkan hidup bersih di tengah masyarakat. Selain itu bertujuan agar pola hidup bersih menjadi budaya dan karakter warga kota.

“Jadi, kita harapkan, ketika warga yang melihat sampah yang berserakan agar diambil dan di buang ke tempat sampah,” imbau Al Amin.

Seperti diketahui, pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Agustus lalu, Kota Padang mendapat penghargaan di bidang lingkungan. Selain Adipura sebagai penghargaan tertinggi bidang kebersihan kategori kota besar, disertai pula dengan penghargaan Adiwiyata yang diterima enam sekolah.

“Diraihnya Adipura kemarin ini merupakan ‘starting poin’ atau langkah awal kita untuk menanamkan budaya hidup bersih,” jelas Al Amin.

Sejak itu, Pemko Padang memang menegaskan bahwa kebersihan menjadi tanggungjawab semua elemen masyarakat. Seluruh masyarakat terlibat dalam menjaga kebersihan.

“Karena itu kita telah memulai dengan melibatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjadi relawan kebersihan di tempat tinggal masing-masing,” jelas Al Amin.

Pada peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia lalu itu, Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo menyematkan pin kepada perwakilan ASN di lingkup Pemko Padang. Seluruh ASN menjadi motor penggerak kebersihan di tempat tinggal masing-masing.

“Budaya hidup bersih ini harus dimulai dari seluruh ASN. Setidaknya, para abdi negara menjadi motor penggerak untuk kebersihan di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing,” pungkas Kadis Lingkungan Hidup ini.