Wajah Baru Sepak Bola di Laga Perdana Liga Jerman

Cek Suhu Tubuh Sebelum Bertanding Hingga Selebrasi di Tengah Tribun Kosong

Penulis: Mentari Tryana

Padangkita.com – Liga Jerman, Bundesliga, kembali bergulir kemarin, Sabtu (16/5/2020). Liga ini kembali digelar usai istirahat panjang selama 2 bulan akibat pandemi virus Corona atau Covid-19.

Enam pertanding kelar di hari pertama. Derby antara Borussia Dortmund vs Schalke 04 di Stadion Signal Iduna Park, jadi yang paling disorot. Dortmund menang telak di kandang sendiri, raih 4-0 atas Schalke.

Dua gol berhasil dicetak Raphael Guerreira kemudian masing-masing Erling Haaland dan Thorgan Hazard membobol 1 gol.

Terpisah, Borussia Monchengladbach sukses mengalahkan Eintracht Franfurt dengan skor 3-1.

KemudianHertha Berlin menang telak 3-0 atas Hoffenheim, sementara RB Leipzig harus puas berbagi angka 1-1 lawan Freiburg.

Lantas seperti apakah laga di tengah pandemi itu berlangsung?

Dilansir dari BBC, enam pertandingan perdana Bundesliga menampakkan wajah baru pada pertandingan sepak bola dunia, di antaranya:

Baca juga: Bundesliga Kembali Bergulir 16 Mei, Berikut Jadwal Pertandingannya

Pemeriksaan Suhu Tubuh, Banyak Bus, dan Bola yang Didesinfektan

Memasuki lapangan pertandingan, para pemain terlihat datang dari banyak bus lengkap dengan masker di wajah. Tujuannya jelas, agar social distancing antar pemain dapat benar-benar diterapkan.

Para pemain dan seluruh staf telah dikarantina di hotel tim sepanjang minggu dan secara teratur melakukan pemeriksaan terhadap Covid-19.

Orang lain yang menghadiri pertandingan, termasuk media, harus melakukan pemeriksaan suhu tubuh.

Bola didesinfeksi oleh ball boys sebelum dan di pertengahan pertandingan.

Bola didesinfeksi oleh ball boys sebelum dan di pertengahan pertandingan. [Foto: BBC]

Tanpa Penonton, Pemain Cadangan dan Pelatih Duduk Terpisah

Untuk pertama kalinya pertandingan sepak bola di dunia digelar tanpa penonton. Bundeslida melarang seluruh fans dan siapapun untuk hadir dalam pertandingan, polisi bahkan berpatroli untuk memastikan tidak ada kerumunan yang berkumpul di venue.

Hanya 213 orang yang diizinkan masuk ke lapangan pertandingan, sebanyak 98 berada di dalam dan di sekitar lapangan mereka adalah pemain, pelatih, dan ball boys.

Kemudian, sebanyak 115 di tribun, mereka adalah tim keamanan, petugas medis, dan media.

Seluruhnya duduk terpisah, berjarak 2 meter antar sesamanya dan mengenakan masker. Termasuk para pelatih dan pemain cadangan.

Sementara itu, 109 orang lainnya termasuk operator keamanan dan VAR diizinkan di luar stadion.

Para pemain cadangan duduk terpisah dan mengenakan masker. [Foto: BBC]

Salam Siku

Para pemain Dortmund terlihat telah menunjukkan social distancing dalam pertandingan. Mereka menggunakan siku untuk melakukan tos bukan salaman tangan seperti biasanya.

Selain itu, selebrasi yang dilakukan pun menerapakan social distancing. Saat Erling Haaland berhasil menggiring bola ke gawang lawan misalnya. Tak satupun pemain yang melakukan pelukan, mereka tetap menjaga jarak ketika Haaland melakukan selebrasi gol.

Namun, tampaknya tidak semua pemain sadar untuk menjaga jarak. Pemain Hertha Berlin, Dedryck Boyata, kelepasan dengan mencium rekan setimnya di saat jeda pertandingan.

Selebrasi di Tengah Tribun Kosong

Dortmund harus melakukan selebrasi kemenangannya di tengah kekosongan tribun.

Dortmund harus melakukan selebrasi kemenangannya di tengah kekosongan tribun. [Foto: BBC]
Setelah peluit akhir ditiupkan, para pemain Borussia Dortmund pergi ke South Bank terkenal mereka, yang dikenal sebagai Tembok Kuning dan menampung 25.000 penggemar, untuk merayakan kemenangan di depan tribun kosong. [*/try]


Baca berita terbaru hanya di Padangkita.com

Terpopuler

Add New Playlist