Berita

TRC PT Semen Padang Evakuasi Korban Erupsi Gunung Marapi

×

TRC PT Semen Padang Evakuasi Korban Erupsi Gunung Marapi

Sebarkan artikel ini

Padang, Padangkita.com Tim Reaksi Cepat (TRC) PT Semen Padang turut serta melakukan evakuasi terhadap jenazah ke-13 korban erupsi Gunung Marapi yang terjadi pada Minggu (3/12/2023).

Korban ke-13 ditemukan sekitar 4 meter dari Tugu Abel, yang merupakan batas antara jalur pendakian Gunung Marapi dan kawasan hutan lindung.

“TRC Semen Padang bersama tim SAR gabungan menghadapi medan jalan yang sangat berat dari puncak cadas. Ditambah lagi, jarak pandang akibat kabut sekitar 8 meter,” ujar Koordinator TRC PT Semen Padang, Safarudin, Rabu (6/12/2023).

Sementara itu Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang, Anita Rahmawati, menyampaikan apresiasi kepada TRC Semen Padang yang telah bekerja keras di lapangan bersama-sama tim lainnya dalam misi kemanusiaan membantu korban erupsi Marapi.

“Jaga kesehatan, tetap semangat, dan perhatikan keselamatan. Terus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam bertugas di lapangan,” kata Anita mengingatkan.

Seperti diketahui, sehari pasca-erupsi Gunung Marapi, PT Semen Padang langsung mengirim relawan TRC untuk membantu tim SAR gabungan melakukan pencarian dan evakuasi terhadap korban erupsi Gunung Marapi.

Relawan dari perusahaan semen pertama di Asia Tenggara itu dibekali perlengkapan oksigen, first aid kit, peralatan mountaineering, parang, tenda dome, asket stretcher, perlengkapan APD, serta radio komunikasi.

Hingga saat ini, total korban erupsi Gunung Marapi yang ditemukan meninggal dunia berjumlah 22 orang.

Sedangkan korban yang berhasil dievakuasi tim gabungan berjumlah 57 orang.Gunung Marapi mengalami erupsi pada Minggu (3/12/2023) pukul 14.54 WIB.

Erupsi tersebut melontarkan abu vulkanik setinggi 3.000 meter dari atas puncak. Akibat erupsi tersebut, sebanyak 75 pendaki terjebak.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dalam keterangan tertulisnya menyebut, erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi sementara lebih kurang 4 menit 41 detik.

Rekomendasi dari PVMBG, masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan mendaki Gunung api Marapi pada radius 3 kilometer dari kawah atau puncak.

Baca Juga: Korban Erupsi Gunung Marapi Bertambah menjadi 22 Orang

Pasca-erupsi, sejumlah daerah yang berada tak jauh dari Gunung Marapi terdampak hujan abu hingga kerikil. Bahkan, hujan abu vulkanik terpantau sampai ke sejumlah daerah di Pasaman Barat. [*/hdp]

*) BACA informasi pilihan lainnya dari Padangkita di Google News