Tol Trans Sumatra Bakal Dilewati 3,8 juta Kendaraan pada Mudik 2022, Catat Dulu Rest Areanya

Penulis: Isran Bastian

Jakarta, Padangkita.com – Pengerjaan Tol Trans Sumatra terus digenjot agar bisa dipakai mudik Lebaran 2022 oleh masyarakat pulau Sumatra. Persiapan yang kini tengah dikerjakan adalah perbaikan di ruas Ruas Bakauheni–Terbanggi Besar, Ruas Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung, dan Ruas Palembang–Indralaya.

“Kami akan selesaikan berbagai perbaikan pada jalan tol yang dikelola sebelum momen mudik dimulai,” terang Direktur Operasi III Hutama Karya Koentjoro dalam siaran persnya, dikutip Padangkita.com, Rabu (30/3/2022).

Diketahui, sebelumnya Presiden Joko Widodo telah mengumumkan mudik Lebaran dapat kembali diadakan tahun ini, seiring dengan terkendalinya kasus Covid-19 di Indonesia. Melalui pengumuman tersebut Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Hutama Karya selaku pengelola sebagian ruas Tol Trans-Sumatera telah melakukan sejumlah persiapan untuk mendukung kelancaran arus mudik.

Persiapan lain yang juga tengah dilakukan adalah peningkatan kapasitas gerbang tol hingga penambahan alat mobile reader untuk mempercepat transaksi di gerbang tol. Hutama Karya akan bekerja sama dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) untuk menyediakan kantong-kantong parkir agar tidak terjadi antrian di penyeberangan pelabuhan menuju Gerbang Tol (GT) Bakauheni Selatan mengingat saat ini tiket kapal sudah melalui online.

Selain itu, jumlah petugas siaga juga akan ditambah yang diikuti dengan penambahan SPBU modular, menyediakan mobil ATM berjalan, penambahan toilet portable, hingga penambahan pos kesehatan dan pos pantau.

Koentjoro juga menerangkan, tersedia pula sejumlah 33 rest area akan dioperasikan dengan 29 rest area permanen dan 4 rest area sementara. Sebanyak 12 rest area berada di ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, 9 rest area di ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung dan sisanya tersebar di ruas Pekanbaru-Dumai sebanyak 8 rest area permanen dan 4 rest area sementara.

“(Rest area sementara) fasilitasnya tidak kalah dengan rest area permanent yaitu meliputi SPBU, tenant UMKM, minimarket, musala, dan lainnya, serta mewajibkan pengunjung menggunakan aplikasi PeduliLindungi,” ungkap  Koentjoro,

Dengan dibukanya kembali agenda mudik setelah dua tahun ditiadakan, diperkirakan antusiasme masyarakat akan meningkat. Bahkan, Hutama Karya memprediksi, lonjakan trafik kendaraan di Tol Trans-Sumatera pada mudik Lebaran 2022 menembus lebih dari 3,8 juta. Diperkirakan lonjakan akan terjadi pada H-7 Hari Raya Idul Fitri, trafiknya akan naik hingga 14,56 persen.

“Memang tidak terlalu signifikan tetapi jika dibandingkan dengan mudik Lebaran tahun 2021 akan meningkat kurang lebih 600.000 kendaraan,” tambah Koentjoro.

Baca Juga: Ini Jalan Tol di Sumatra yang Dapat Rekor MURI Sebagai Jalan Tol Terpanjang dan Tercepat Pembangunan

Menurutnya, jika lonjakan trafik JTTS benar terjadi, pihaknya akan menerapkan strategi rekayasa lalu lintas dengan melakukan pengalihan arus. Misalnya, apabila terdapat antrian panjang pada GT Bakauheni Selatan, maka akan dialihkan menuju GT Bakauheni Utara.

Tidak hanya itu, Hutama Karya juga akan menyiapkan rubbercone untuk membebaskan bahu jalan saat terjadi antrian serta menggunakan skema contraflow melalui koordinasi dengan pihak kepolisian. [isr]

Terpopuler

No Content Available

Add New Playlist