Stasiun Street Food Bukitinggi Pusat Kuliner Terbesar di Sumbar dan Jadi Destinasi Baru

Penulis: Redaksi

Bukittinggi, Padangkita.com – Kota Bukittinggi bakal menjadi pusat kuliner di Sumatra Barat (Sumbar). Di kota wisata ini, akan dibangun lokasi tempat berdirinya 260 gerai dengan jenis 2.600 menu.

Pusat kuliner yang diberi nama ‘Stasiun Street Food’ direncanakan beroperasi tahun depan.

Pemko Bukittinggi telah melakukan soft launching ‘Stasiun Street Food’, Senin (7/11/2022). Soft launching peletakan batu pertama dilakukan Anggota DPR RI Andre Rosiade, Wali Kota Bukittinggi Erman Safar, Ketua DPRD Bukittinggi bersama perwakilan PT KAI.

Wali Kota Bukittinggi Erman Safar menjelaskan, kawasan stasiun ini merupakan lokasi yang akan dibangun pusat kuliner. Luasnya 2 hektare lebih yang ditargetkan menjadi pusat kuliner terbaik dan terbesar di Sumatra Barat (Sumbar).

Menurut Erman Safar, terdapat 260 pilihan gerai atau 2.600 menu makanan di satu titik pusat keramaian ini. Sehingga, kata dia, pusat kuliner ini akan jadi destinasi kunjungan baru di Bukittinggi.

“Untuk siapa ini? Ini untuk pedagang kuliner sepanjang stasiun, Jalan Ahmad Yani dan pedagang kuliner Jalan Perintis Kemerdekaan. Ada 2.600 tempat duduk yang buka dari pagi hingga malam yang difasilitasi oleh Pemko Bukittinggi,” ungkap Erman Safar.

Stasiun Street Food ini dinilai akan meningkatkan perekonomian warga. Lokasi ini sekaligus akan mendukung pariwisata Bukittinggi, khususnya bidang kuliner.

“Kita akan jadikan Stasiun Street Food sebagai generator ekonomi kota yang baru bagi Bukittinggi. Ini difasilitasi oleh Anggota DPR RI, Andre Rosiade. Pekerjaan ini akan selesai tahun 2023. Ditempati pada ulang tahun Bukittinggi 22 Desember 2023, dengan anggaran Rp23 miliar lebih,” ungkap Erman Safar.

Pada kesempatan itu, Anggota DPR RI Andre Rosiade menyampaikan, proposal yang diajukan oleh Pemko Bukittinggi telah disetujui oleh PT KAI. Hal ini telah diperjuangkan sejak beberapa bulan lalu.

“Kami berharap, ini betul-betul jadi pusat ekonomi dan jadi magnet wisata Kota Bukittinggi. Sehingga pembangunan yang dilakukan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat banyak. Terima kasih pada PT KAI yang telah mendukung kegiatan ini,” ungkap Andre.

Andre Rosiade juga memaparkan beberapa program kerja sama yang tengah diusahakan dengan sejumlah kepala daerah di kabupaten/kota se-Sumatra Barat.

Baca juga: Erman Safar Minta Pandangan Andre Rosiade, Pembangunan Awning Jalan Minangkabau Bukittinggi Ditunda

Di antaranya, menuntaskan kemacetan Padang Luar, mengaktifkan kembali Kereta Api Mak Itam di Sawahlunto dan memperbaiki jalan-jalan yang rusak di Sumatra Barat (Sumbar). [*/pkt]

 

*) BACA informasi pilihan lainnya dari Padangkita di Google News

Terpopuler

No Content Available

Add New Playlist