Soal Pembelajaran Tatap Muka di SMA dan SMK di Payakumbuh, Disdik Sumbar Tunggu Keputusan Wali Kota

Berita Payakumbuh terbaru dan berita Sumbar terbaru: Jadwal penyelenggaraan sekolah tatap muka untuk tingkat SMA sederajat di Kota Payakumbuh masih belum bisa dipastikan. Sebab, Cabang Disdik Wilayah IV Sumbar menunggu keputusan dan arahan dari Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Payakumbuh atau Wali Kota Payakumbuh.

Payakumbuh, Padangkita.com – Cabang Dinas Pendidikan (Disdik) Wilayah IV Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) yang membawahkan SMA/SMK di wilayah Payakumbuh, Limapuluh Kota, dan Tanah Datar, belum bisa memastikan, mulai Senin, 12 Oktober 2020, SMA dan SMK di Payakumbuh, bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Sebab, Cabang Dinas Pendidikan Sumbar harus menunggu keputusan dan arahan Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Payakumbuh atau Wali Kota Payakumbuh.

Baca Juga

“Bila surat keputusannya sudah keluar dari wali kota melalui Dinas Pendidikan kota, maka untuk SMA dan SMK juga mengikuti itu,” kata Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) Asricun, Rabu (7/10/2020) menanggapi rencana Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka mulai 12 Oktober.

Asricun mengingatkan, jika belajar tatap muka di SMA/SMK kembali diadakan, maka mata pelajaran yang diajarkan, diatur porsinya sesuai analisis kebutuhan sekolah. Mana yang memang dibutuhkan bimbingan khusus secara tatap muka untuk peserta didik.

“Sifnya dibagi dan porsi setiap mata pelajaran sama. Namun diutamakan mata pelajaran yang sulit seperti Matematika dan IPA. Kalau SMK, tatap muka lebih diutamakan untuk praktiknya,” kata Asricun.

Ditambahkan, mata pelajaran lain yang tidak butuh bimbingan tatap muka, tetap dilakukan pembelajaran secara daring. Tergantung jadwal belajar yang dibuat oleh tiap-tiap sekolah.

“Setiap sekolah nanti kan mengatur kapan saja waktu belajarnya. Ada kemungkinan mata pelajaran lain bisa juga tatap muka, tetapi tentu porsinya dibagi. Karena sistem belajarnya buka tutup, maka mata pelajaran yang sangat sulit lebih diutamakan,” ujar Asricun.

Walau demikian, kata Asricun, tetap perlu diperhatikan, bahwa kebijakan ini (belajar tatap muka di sekolah), akan dilaksanakan saat Payakumbuh benar-benar telah ditetapkan kembali masuk ke zona kuning. Atau daerah yang risiko penyebaran Covid-19 rendah.

Baca juga: Payakumbuh Bakal Buka Sekolah Tatap Muka Mulai 12 Oktober 2020

“Sekarang zona Kota Payakumbuh kan masih oranye, dalam beberapa hari ke depan akan diperbarui lagi status zonanya. Kalau memang sudah kuning berarti Senin depan Insya Allah telah mulai dilaksanakan tatap muka terbatas,” jelasnya. [pkt]


Baca berita Payakumbuh terbaru dan berita Sumbar terbaru hanya di Padangkita.com.

Terpopuler