Sijunjung Evaluasi Kampung KB, Apa Hasilnya?

Sijunjung Kampung KB

Ilustasi Kampung KB (Foto: Ist)

Sijunjung, Padangkita.com - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk dan KB) Kabupaten Sijunjung mengevaluasi program kegiatan Kampung KB.

Baca juga: Polres Sijunjung Tangkap Komplotan Curanmor

Wakil Bupati Sijunjung, Arrival Boy, mengatakan pembangunan di suatu wilayah/daerah akan berhasil apabila penduduk sebagai modal dasar pembangunan kondisinya kondusif.

Tidak hanya dari sisi jumlah, struktur dan persebarannya yang menguntungkan, tetapi juga kualitasnya dan sumber dayanya harus memadai.

”Idealnya pembangunan itu didukung oleh jumlah penduduk yang ada sesuai dengan daya dukung alam dan lingkungannya, laju pertumbuhan terkendali, diikuti dengan kualitas SDM," jelas Boy.

Ia menerangkan bahwa, pembangunan itu salah satu inputnya adalah penduduk. Pembangunan bisa baik kalau input penduduknya juga baik.

Baca juga: Berikut Kronologis Kaburnya 12 Tahanan dari Lapas Sijunjung

“Agar kita bisa memastikan bahwa penduduk Sijunjung adalah penduduk yang baik atau berkualitas, maka segala aspek yang menyangkut tentang penduduk itu harus dipikirkan,” katanya.

Sementara itu, pengamat, Rahmat Syahni menjelaskan salah satu upaya pengendalian kuantitas penduduk melalui program kampung KB keluarga berencana.

Hanya saja hasilnya tidak dapat dirasakan secara instan, akan tetapi akan sangat terasa pada saat 20 tahun ke depan.

Pembangunan di bidang kependudukan merupakan investasi jangka panjang yang hasilnya tidak seketika dapat dinikmati dan juga sebagai pembangunan SDM berkualitas dimasa datang.

“Dengan menurunnya penduduk usia balita, meningkatnya usia produktif dan meningkatnya usia lansia karena derajat kesehatan masyarakat yang membaik maka akan dapat mendorong struktur penduduk kearah yang lebih baik," katanya.

Tentunya juga lanjut dia, akan menurunkan angka depency rasio/angka ketergantungan dan pada gilirannya akan menuju bonus demokragrafi sebagai modal pembangunan dan jika sebaliknya tentu akan menjadi ancaman bagi pembangunan.

"Semua ini mesti kita lakukan dengan komitmen yang mewujudkan implementasi yang baik dalam pelaksanaan pembangunan. Semua pihak juga mesti melakukan sinergitas yang baik, sehingga kegiatan pembangunan pengendalian kuantitas penduduk akan berjalan lebih baik lagi khususnya di Kabupaten Sijunjung," imbau dia.

Tag:

Baca Juga

'Alek Mandeh: Festival Budaya Matrilineal' Kembali Digelar di Sijunjung, Ini Pertunjukan yang Tampil
'Alek Mandeh: Festival Budaya Matrilineal' Kembali Digelar di Sijunjung, Ini Pertunjukan yang Tampil
Respons Cepat Banjir Sumpur Kudus, Pemprov Sumbar Salurkan 2.830 Kg Beras untuk Warga
Respons Cepat Banjir Sumpur Kudus, Pemprov Sumbar Salurkan 2.830 Kg Beras untuk Warga
Buka MTQ Nasional di Sijunjung, Gubernur Mahyeldi Berharap Lahir Banyak ‘Dasrizal’ Baru
Buka MTQ Nasional di Sijunjung, Gubernur Mahyeldi Berharap Lahir Banyak ‘Dasrizal’ Baru
Pembangunan BTS di Nagari Koto Tuo Sijunjung, Bupati - Warga Berterima Kasih ke Andre Rosiade
Pembangunan BTS di Nagari Koto Tuo Sijunjung, Bupati - Warga Berterima Kasih ke Andre Rosiade
Tinjau Dampak Bencana di Sijunjung, Gubernur Sumbar Salurkan Bantuan Rp400 Juta lebih
Tinjau Dampak Bencana di Sijunjung, Gubernur Sumbar Salurkan Bantuan Rp400 Juta lebih
Resmikan 2 BTS di Tanjuang Labuah, Andre Rosiade Target Blankspot di Sijunjung Tuntas
Resmikan 2 BTS di Tanjuang Labuah, Andre Rosiade Target Blankspot di Sijunjung Tuntas