Reses di Kampung Lapai, Mastilizal Aye : 271 Ruang Kelas Baru Dibangun 2023 

Penulis: Redaksi

Padang, Padangkita.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang tengah melaksanakan kegiatan reses menjemput aspirasi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing dalam kegiatan reses I tahun 2023.

Masa reses jadi momen bagi anggota DPRD Padang untuk menyampaikan informasi seputar program dan kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah daerah, dalam hal ini Pemerintah Kota Padang bersama DPRD Padang.

Seperti yang dilakukan oleh Mastilizal Aye, Ketua Komisi IV DPRD Padang, dalam reses di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 12 dan 18 Kampung Lapai pada Sabtu (21/1/2023).

Ketua Komisi IV DPRD Padang Mastilizal Aye dalam kegiatan reses di SDN 12, Kampung Lapai, Padang. [Foto : Ascha]
Dalam kesempatan tersebut Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang mengungkapkan bahwa reses tidak hanya menyerap aspirasi masyarakat, namun lebih daripada itu.

“Dalam kesempatan ini kita juga menyampaikan berbagai program dan kegiatan Pemerintah Kota bersama Dprd Padang,” terangnya.

Lebih lanjut ia memaparkan, sebagai mitra Dinas Pendidikan Kota Padang, demi mengejar program satu shift saja di seluruh SD dan SMP se-kota Padang, pada tahun 2023, Pemko Padang akan mengebut penuntasan pembangunan Ruang Kelas Baru, yang telah tertuang dalam RPJMD Kota Padang.

“Tak kurang 271 Ruang Kelas Baru akan dibangun di berbagai SD dan SMP di Kota Padang. Ini demi mencukupkan 500 ruang kelas baru yang menjadi janji Walikota Padang dan tertuang dalam RPJMD 2019-2024.” terang Anggota Badan Anggaran DPRD Kota Padang tersebut.

Mastilizal Aye di tengah Wali Murid Sd N 12 dan Sd N 18 Kampung Lapai. [Foto : Ascha]
Dengan adanya ruang kelas baru ini, sambung Aye, mimpi agar pelaksanaan sekolah satu shif diharapkan dapat terwujud.

“Sekolah satu shift atau dari pagi hingga petang, juga akan membuka peluang sekolah lima hari saja dalam sepekan. Dengan begitu, waktu dua hari dirasa akan cukup, mempererat komunikasi antara orangtua dan anak,” sebut Sekretaris Dpc Partai Gerindra Padang ini.

Menurutnya, dengan lebih banyaknya waktu antara orangtua dan anak, tentu dapat menekan potensi kenakalan remaja, karena lebih terkontrol oleh orangtua mereka, pada sabtu dan minggu tersebut.

“Untuk penerapan sekolah full day tentu perlu dilakukan ujicoba terlebih dahulu, agar manajemen sekolah baik Kepala Sekolah, Guru, dan Siswa dapat membiasakannya.” sambungnya.

 

Reses Ketua Komisi IV DPRD Padang Mastilizal Aye di SDN 12 dan 18 Kampung Lapai, Padang. [Foto : Ascha]
Dalam reses ini Mastilizal Aye juga membuka peluang, bagi wali murid yang memang ingin mendapatkan bantuan sosial untuk tambahan modal berusaha, hingga bantuan hibah peralatan usaha mikro kecil dan menengah.

Namun tentunya setiap persyaratan dapat dipenuhi, seperti persyaratan baru yang harus dipenuhi oleh penerima bansos dan hibah, diantaranya adalah memiliki NPWP, dan juga terdaftar usahanya di Instansi Pemerintah.

Mantan Ketua LPM Kampuang Lapai juga menyampaikan informasi lainnya seperti akan dilakukannya pembangunan drainase dan trotoar dengan alokasi Rp5 miliar di sepanjang Jalan Jhoni Anwar Lapai, pada 2023 ini.

Ketua Komisi IV DPRD Padang Mastilizal Aye usai reses di SDN 12 dan 18 Kampung Lapai. [Foto : Ascha]
Sementara itu, Kepala SD N 12 Kampung Lapai, Guslinda menyampaikan sejumlah usulan yang diharapkan dapat diakomodir oleh Mastilizal Aye.

“Kami berharap adanya pembangunan pagar di samping sekolah sepanjang 15-20 meter. Selain itu juga atap sekolah di tujuh lokal yang ada, termasuk folding gate atau pembatas antar lokal/kelas. Mobiler kelas diharapkan juga dapat diganti yang baru, demi memberikan kenyamanan bagi siswa-siswi,” sebut Guslinda.

Saat ini SDN 12 memiliki 140 siswa yang seluruhnya masuk pagi, atau telah menerapkan satu shift pembelajaran dengan jumlah guru berikut tenaga kependidikan mencapai 13 orang. [*/hdp]

 

*) BACA informasi pilihan lainnya dari Padangkita di Google News

Terpopuler

No Content Available

Add New Playlist