Puluhan Hand Traktor Bantuan Anggota DPR RI di Pasbar Terlantar, Ini Kata Wabup Risnawanto

Penulis: Ahmad Romi
|
Editor: Zulfikar

Berita Pasaman Barat hari ini dan berita Sumbar hari ini: Puluhan Hand Traktor bantuan dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di Pasaman Barat terlantar.

Simpang Empat, Padangkita.com – Puluhan Hand Traktor bantuan dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di Pasaman Barat terlantar. Kondisinya telah dipenuhi rerumputan dan bersemak.

Hal itu diketahui ketika Wakil Bupati Pasaman Barat (Pasbar) Risnawanto berkunjung ke lokasi pengeringan jagung di Jalan KKN, Jorong Kampung Cubadak, Nagari Lingkuang Aua bersama dinas terkait, Jumat (16/4/2021).

Risnawanto mengatakan, pihaknya tidak ingin gudang itu terlantar begitu saja tanpa difungsikan, jika dimanfaatkan, itu akan berdampak positif.

Bahkan, ia meminta Dinas Koperasi, Industri dan Perdagangan (Koperindag) untuk mencarikan solusi.

“Kita minta Dinas Koperindag untuk mencarikan solusi terhadap gudang ini. Apakah itu berupa perbaikan maupun peluang penggunaannya,” ujar Risnawanto.

Diketahui, gudang jagung itu dahulunya peruntukan untuk pengeringan jagung. Jika hal itu difungsikan lagi, kata Risnawanto, maka akan sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Hasil peninjauan kita hari ini ke lapangan, kondisi kantor penjagaan, gudang jagung serta pengeringan jagung perlu diperbaiki. Kita tidak ingin gudang ini terbengkalai begitu lama. Kedepan, akan kita perbaiki ini semua dengan anggaran perubahan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dikatakan Risnawanto, gudang itu nanti juga bisa dikelola secara swadaya oleh masyarakat atau melalui pihak ketiga, berupa investor. Sehingga, bisa meningkatkan harga jagung di pasaran.

Selain itu, Risnawanto juga berharap agar dinas terkait dalam hal ini Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan untuk mencarikan regulasi supaya Hand Traktor itu bisa dimanfaatkan kembali, apakah itu dibagikan kepada masyarakat atau dipinjamkan kepada kelompok tani.

“Dulunya Hand Traktor ini ada kesalahan teknis dalam penyalurannya, sehingga tidak bisa dibagikan kepada masyarakat. Makanya, kita minta Kadis DTPHP untuk mencarikan regulasinya supaya bisa kembali difungsikan,” tegasnya.

Kemudian, setelah didapatkan regulasi yang jelas mengenai alat pertanian ini, Risnawanto juga meminta agar dicarikan peluangnya, supaya Hand Traktor bisa menambah nilai manfaat untuk masyarakat.

Baca juga: Musrenbang RKPD 2022 Pasaman Barat, Bupati Minta OPD Maksimalkan Anggaran yang Terbatas

“Setelah regulasinya ada dan jelas, maka akan kita bagikan kepada masyarakat untuk dimanfaatkan,” katanya. [zfk]


Baca berita Pasaman Barat hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Terpopuler