Musrenbang RKPD 2022 Pasaman Barat, Bupati Minta OPD Maksimalkan Anggaran yang Terbatas

Penulis: Ahmad Romi

Berita Pasaman Barat hari ini dan berita Sumbar hari ini: Musrenbang RKPD tahun 2022 di Kabupaten Pasaman Barat dimulai.

Simpang Empat, Padangkita.com – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022 dan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026 tingkat Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) dimulai.

Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Pasbar Hamsuardi didampingi Wakil Bupati Risnawanto, Anggota DPRD Pasbar, dari Universitas Andalas serta diikuti oleh seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di aula Kantor Bupati setempat, Rabu (7/4/2021).

Pada kesempatan ini, Hamsuardi menyampaikan kegiatan ini sangat penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah lima tahun ke depan.

Ia menegaskan, suasana pesta demokrasi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 telah lama berakhir. Kini saatnya secara bersama-sama untuk membangun Bumi Tuah Basamo ini agar lebih baik dan maju.

“Rangkaian tahapan penyusunan dokumen RPJMD tahun 2021-2026 ini sebelumnya telah dimulai dengan penyusunan rancangan Teknokratik RPJMD pada Tahun 2020 yang lalu. Makanya tahun ini kita sampaikan kepada publik untuk mendapatkan masukan dan penyempurnaan,” jelas Hamsuardi.

Vis pembangunan Pasbar dalam lima tahun ke depan adalah mewujudkan Pasaman Barat yang Bermartabat, Agamis, Maju dan Sejahtera.

“Sebanyak 24 misi yang kami sampaikan pada Pemilu, diformulasikan kembali dan dirangkum menjadi lima poin misi. Reformulasi misi tersebut murni untuk mempermudah proses penyusunan tujuan, sasaran, dan program prioritas pembangunan, tidak menghilangkan esensi dari 24 misi asli. Visi dan Misi dijabarkan menjadi lima tujuan dan 24 sasaran yang spesifik dan terukur,” ujarnya.

Dengan mempedomani tema pembangunan nasional tahun 2022 yang akan datang, maka tema RKPD Kabupaten Pasbar tahun 2022 adalah peningkatan kesejahteraan dan daya saing melalui pemerataan pembangunan.

Ia menegaskan, peningkatan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan menjadi isu strategis di Kabupaten Pasaman Barat. Semua tidak terlepas dari permasalahan kualitas sumber daya manusia, sebagai modal menuju peningkatan daya saing.

“Untuk menjawab permasalahan pembangunan daerah, dirumuskan prioritas pembangunan daerah untuk tahun anggaran 2022, meningkatkan derajat kesehatan dan derajat pendidikan, melalui pemenuhan standar pelayanan minimum, penanganan stunting, penurunan angka kematian ibu, dan angka kematian bayi, serta promosi perilaku hidup bersih dan sehat,” ungkap Hamsuardi.

Selanjutnya, peningkatan Infrastruktur daerah melalui pengembangan infrastruktur strategis, penunjang perkotaan, daerah tertinggal, dan kebencanaan, penanganan persampahan, dan pengendalian pemanfaatan ruang.

Di samping itu juga untuk meningkatkan perekonomian strategis daerah melalui peningkatan produksi pertanian, perkebunan, dan perikanan, dan pengembangan industri olahan dan pemberdayaan UMKM. Sedangkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penguatan sistem pengawasan internal, inovasi daerah untuk pelayanan publik, dan reformasi birokrasi.

“Kebutuhan masyarakat dan belanja daerah untuk tahun 2022 nanti sangatlah besar. Namun kemampuan keuangan daerah kita sangatlah terbatas. Kita mengetahui bahwa pandemi Covid-19 masih berlangsung dan hal ini sangat membatasi ruang gerak kita dari segi pembiayaan maupun program,” ujarnya.

Baca juga: 71 KK Terdampak, Ini Rincian Kerugian Per Kecamatan Akibat Angin Kencang di Pasaman barat

Oleh sebab itu, lanjut dia, sumber daya finansial yang sangat terbatas saat ini, dioptimalkan pemanfaatannya, sehingga nantinya bisa memberikan hasil yang maksimal dan sesuai harapan. [pkt]


Baca berita Pasaman Barat hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Terpopuler

Add New Playlist