Pria yang Suka Mengkritik Sumbar Ini Deklarasi PIS, Diberi Gelar Datuk Akal Sehat Rajo Logika

Penulis: Isran Bastian

Jakarta, Padangkita.com – Pegiat media sosial Ade Armando mendeklarasikan Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS) di Jakarta, Rabu (24/3/2022). Dalam organisasi tersebut, ia menjabat sebagai Ketua PIS.

Ade yang dikenal suka mengkritik Sumbar ini mengatakan, PIS merupakan gerakan sosial yang bertujuan menjaga persatuan dan keberagaman bangsa. PIS, kata pengajar di Universitas Indonesia (UI), bertekad melawan intoleransi dan penindasan HAM.

“PIS sebuah gerakan yang dideklarasi oleh lebih dari 130 deklarator yang berasal dari berbagai latar belakang, seperti aktivis, jurnalis, ilmuan, dan orang-orang yang peduli terhadap keberagaman,” kata pria bedarah Minang pada acara peluncuran PIS di Djakarta Theatre.

Ia mengatakan, PIS sudah memiliki Badan Hukum dengan pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Pihaknya mengeklaim PIS tidak akan menjadi partai politik.

“Kami enggak punya niatan untuk menjadi partai politik sama sekali,” tuturnya.

Dalam acara peluncuran, Sekretaris Jenderal PIS, Nong Darol Mahmada memperkenalkan struktur pengurus dan dewan pengawas PIS.

“Sebagai Ketua PIS, Ade Armando Datuk Akal Sehat Rajo Logika,” ujarnya.

Sekretaris dipegang oleh Rizka Putri Abner dan bendahara dipegang oleh Diana Paramita. Adapun jajaran dewan pengawas PIS diisi oleh Addie MS, Andi Saiful Haq, Akhmad Sahal, Albertus Patty, Fenty Noverita, Harkristuti Harkrisnowo, dan Tri Harnoko.

Dari penelusuran Padangkita.com, terdapat beberapa pentolan partai politik dari nama pengurus dan dewan pengawas PIS.

Mereka yakni Rizka Putri Abner, Andi Saiful Haq, dan Tri Harnoko, Ketiganya adalah mantan calon anggota legislatif dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada pemilu 2019.

Meski demikian, Ade mengklaim PIS tidak terafiliasi kepentingan politik tertentu.

Baca juga: Ade Armando, Pernah ‘Dibuang’ dan Dilaporkan ke Polda Sumbar karena Dinilai Menghina Orang Minang

“Orang yang kita undang di sini itu datang dari berbagai partai sebetulnya, karena kita memang tidak terpikir untuk menjadikan ini sebagai sebuah partai,” katanya. [den/pkt]

Terpopuler

Add New Playlist