PKS Sumbar Ingin Kalahkan Gerindra di Pemilu 2024, Ini Tanggapan Menohok Politisi Gerindra

Penulis: Zulfikar Efendi

Padang, Padangkita.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah mematok target mengalahkan Gerindra dan menjadi partai pemenang pada Pemilu 2024 dengan capaian suara di atas 20 persen di Sumatra Barat (Sumbar). Target tersebut adalah instruksi DPP PKS dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-5 yang digelar serentak di 34 provinsi di Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumbar, Hidayat mengatakan bahwa semua partai politik yang bertarung pada pemilihan umum juga bertujuan untuk menjadi pemenang dan hal itu ia nilai sah-sah saja.

“Silakan saja, itu hak mereka dan setiap partai juga berkeinginan untuk (menang) itu,” kata Hidayat saat dihubungi Padangkita.com via telepon, Senin (28/12/2020).

Namun demikian, kata dia, kemenangan akan menjadi sia-sia ketika tidak bisa membangkitan marwah daerah, dalam hal ini Sumbar. Karena, kata Hidayat, masyarakat saat ini butuh bukti dan kinerja yang nyata agar mereka bisa menjatuhkan pilihannya pada pemilihan di tahun 2024 mendatang.

“Saya rasa bukan hanya soal kemenangannya, tetapi apa langkah konkret yang dilakukan kepada masyarakat, bukan hanya sekadar pencitraan semata, masyarakat tentu memiliki penilaian tersendiri terkait kinerja yang dilakukan wakil rakyat,” katanya.

Menurutnya, Partai Gerindra sendiri sudah dan sedang memperlihatkan bukti nyata dari kinerja yang dilakukan kepada masyarakat, seperti yang dilakukan oleh Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar, Andre Rosiade.

Hidayat mengatakan, saat ini Sumbar membutuhkan pembangunan baik dari segi fisik maupun non-fisik. Pihak pemerintah (eksekutif) dan DPRD (legislatif) katanya harus saling bersinergi dan tidak bisa menutup diri atau eksklusif.

Ketika ingin berbicara pengembangan pariwisata, kalau mengandalkan dana APBD saja, ia mengatakan tidak akan cukup. Butuh bantuan dari pemerintah pusat, lintas sektor termasuk perantau.

“Untuk mewujudkan itu, tentu dibutuhkan komunikasi dan koneksi ke luar, ke pemerintah pusat, agar program yang dicanangkan berjalan bisa terealisasi, tidak bisa kita mengeksklusifkan diri, saya tidak menyebut siapa yang seperti itu, namun intinya kita harus saling bersinergi untuk membangkitkan lagi marwah daerah ini,” katanya.

Hidayat mengatakan, sesuai instruksi Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, setiap daerah, termasuk Sumbar harus membangkitkan marwah daerah dari sejumlah sisi.

“Termasuk pendidikan, kita jujur saja saat ini kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM), dahulu pada tahun 90-an, orang-orang berbondong-bondong mencari ilmu ke (Sumbar) sini, namun sekarang kenyataannya bisa kita lihat sendiri, ini akan menjadi Pekerjaan Rumah (PR) besar, termasuk pada tahun 2024 mendatang,” katanya.

Baca Juga: Usai Menang Pilgub, Mahyeldi Ansharullah Ditunjuk Jadi Ketua DPW PKS Sumbar

Untuk mewujudkan itu semua, sebagai partai pemenang pada 2019 lalu, Hidayat mengatakan bahwa pihaknya menggandeng semua fraksi untuk bergerak bersama-sama untuk mengembalikan marwah daerah.

“Kami kan juga punya koneksi ke pemerintah pusat, baik melalui anggota legislatif di DPR RI maupun kader yang duduk di kabinet, ketika kebijakan pemerintah itu pro rakyat dan berdampak guna, kami pasti dukung. Namun jika tidak maka kami berikan kritik yang bersifat konstruktif, sekarang sudah saatnya bergerak bersama-sama, tidak usah eksklusif dan membanggakan masa lalu lagi,” tuturnya. [ad/zfk]


Baca berita Sumbar terbaru hanya di Padangkita.com.

Terpopuler

Add New Playlist