
Walikota Padang saat meninjau banjir (Foto: Humas Pemko)
Padangkita.com - Daerah yang merupakan kawasan rawan banjir di kota Padang akan segera dibenahi. Pembenahan tersebut akan dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU).
Walikota Padang, Mahyedi Ansyarullah mengatakan pada tahap awal pemko Padang meminta DPU untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap terjadinya bencana banjir Rabu, 31 Mei 2017 lalu.
Baca Juga:
Banjir di Padang, Pengamat: Daerah Aliran Sungai Alami Degradasi
Walhi Sumbar: Banjir di Padang Disebabkan Alih Fungsi Lahan
"Untuk tahap awal kita minta DPU lakukan evaluasi terhadap seluruh penyebab banjir, baik drainase primer, sekunder maupun aliran sungai," kata Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah, Kamis (01/06/2017).
Menurutnya setelah melakukan evaluasi, DPU akan melakukan pembersihan sedimen pada lokasi-lokasi yang menjadi penyebab banjir, seperti dilansir dari laman resmi facebook pemko Padang.
Sebelumnya, Walikota Padang, Mahyeldi Ansyarullah mengatakan salah satu penyebab banjir adalah buruknya sistem drainase yang ada di sejumlah lokasi di kota Padang. Menurutnya jika hal ini dibiarkan banjir akan selalu menjadi momok bagi masyarakat.
Baca Juga:
Rumah Warga Mato Aie Ambruk Diterjang Longsor
Banjir Sisakan Sampah di Pantai Padang
Untuk menanggulangi persoalan tersebut, pemko Padang berencana merevitalisasi sejumlah drainase yang ada di kota Padang. Salah satu caranya adalah dengan memperbaiki dan memperlebar saluran drainase.
“Kita akan memperlebar dan memperdalam drainase yang ada saat ini,” kata Mahyeldi kepada wartawan, Rabu (31/05/2017).
Mahyeldi juga mengatakan pemko akan mengecek dan membersihkan sejumlah drainase yang ada. Menurutnya banyak drainase yang tersebut oleh penumpukan sampah sehingga arus air menjadi tersumbat.
Namun untuk perbaikan drainase yang menjadi penyebab banjir, tentu akan membutuhkan biaya besar.
"Anggaran itu nanti akan kita masukkan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah( APBD) perubahan, nilainya akan ditentukan dari hasil evaluasi DPU tersebut," katanya.
Sedangkan untuk normalisasi sungai, pihaknya akan memasukkan dalam APBD 2018. Selain itu nanti akan dibantu oleh APBD dari provinsi dan pusat. (Aidil sikumbang)