Pembayaran Pembebasan Lahan Tol Seksi Padang-Sicincin Tinggal 39 Persen, Sejumlah Pemilik Lahan Tinggal di Perantauan

Penulis: Redaksi

Berita Padang Hari Ini dan berita Sumbar Hari Ini Pembayaran Pembebasan Lahan Tol Seksi Padang-Sicincin Tinggal 39 Persen, Sejumlah Pemilik Lahan Tinggal di Perantauan

Parit Malintang, Padangkita.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Barat (Sumbar) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman menargetkan pembebasan lahan tol Padang-Pekanbaru segera tuntas. Dari semua lahan warga yang masuk tol, kini, tinggal 39 persen yang belum dibayarkan.

Untuk memastikan itu, kemarin (16/6/2021), Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy bersama Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur meninjau langsung ke lokasi. Audy meminta Pemkab Padang Pariaman mengidentifikasi pemilik lahan pada proyek Tol Padang-Pekanbaru seksi I, satu per satu by name by address untuk mempercepat proses pembebasan.

“Tim dari provinsi akan berkoordinasi dengan Pemkab Padang Pariaman. Kita sudah sepakat dengan Bupati agar nama dan alamat pemilik lahan bisa diidentifikasi semua. Jadi apa permasalahannya bisa diselesaikan satu per satu,” kata Audy ketika meninjau lokasi pembangunan jalan tol, Rabu (16/6/2021).

Audy menyebutkan berdasarkan data saat ini, pembebasan lahan untuk seksi I Padang-Sicincin sudah selesai dibayarkan 40 persen. Sebanyak 21 persen sedang dalam proses bayar. Dengan demikian tinggal 39 persen yang belum selesai.

“Dari 39 persen itu 22 persen sedang proses jadi masih on progress,” kata Audy.

Sementara itu Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur, mengatakan secara prinsip masyarakat daerahnya sangat mendukung pembangunan jalan tol. Apalagi ada istilah ganti untung.

Persoalannya, kata dia, ada tanah yang merupakan tanah ulayat yang pemiliknya komunal. Sebagian pemilik itu sekarang tinggal di luar daerah. Ada yang di Jakarta, Medan, Jambi dan banyak daerah lain sehingga prosesnya agak terkendala.

“Nanti kalau memang ada pemilik tanah di luar daerah, kita akan kunjungi,” katanya.

Meski begitu, ia tidak membantah masih ada beberapa bidang yang dokumen alas haknya belum selesai. Jika alas hak sudah selesai akan langsung diproses pembebasan lahannya, tidak perlu menunggu diterbitkan sertifikatnya.

“Ini kewenangannya di Badan Pertanahan Nasional (BPN). Namun yang jelas kita di Pemkab Padang Pariaman mendukung penuh agar tol ini bisa selesai pada 2021,” katanya.

Baca juga: Progres Konstruksi Jalan Tol Padang-Sicincin 40 Persen, Ditargetkan Tuntas Akhir 2022

Tol Padang-Pekanbaru adalah sirip tol Trans Sumatra yang bertujuan untuk memperlancar konektivitas antara Sumbar dan Riau.

Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Padang sepanjang 254,8 km terbagi menjadi enam seksi, yaitu Seksi 1 Padang-Sicincin sepanjang 36,15 km dan Seksi 2 Sicincin-Bukittinggi 38 km. Kemudian, Seksi 3 Bukittinggi-Payakumbuh 34 km, Seksi 4 Payakumbuh – Pangkalan 58 km, Seksi 5 Pangkalan-Bangkinang 56 km, dan Seksi 6 Bangkinang – Pekanbaru 40 km. (*/pkt)


Baca berita Padang hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com

Terpopuler