Pabrik Rendang di Bulgaria Jadi Tantangan, Pengusaha Rendang di Sumbar Didorong Berkolaborasi

Penulis: Irfan Denas

Padang, Padangkita.com –  Pegiat dunia usaha Sumbar, Sempurna Bahri mengatakan, rendang bisa menjadi salah satu primadona ekspor Sumbar yang dapat meningkatkan perekonomian masyarkat.

“Rendang merupakan produk lokal yang perlu diperkuat untuk meningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Sempurna ketika berbincang dengan Padangkita.com, Sabtu (12/2/2022)

Perantau Minang di Jakarta ini mendorong adanya asosiasi yang menaungi para pebisnis dan produsen rendang di Sumbar.

“Dengan berkolaborasi, kita bisa saling berbagi ilmu dan memperkuat berbagai aspek, baik kualitas, pengemasan, logistik, administrasinya, branding, promosi, hingga pemasaran,” tutur dia.

Ia menyebut, upaya ke arah sana telah dimulai beberapa waktu yang lalu dengan pertemuan daring yang diikuti para pelaku usaha beberapa hari yang lalu, Senin (7/2/2022).

“Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunas serta tokoh dan pengusaha orang Minang baik yang di daerah dan dirantau termasuk perantau yang di luar negeri,” imbuhnya.

Ke depan, kata dia, pihaknya berencana mengadakan pertemuan reguler untuk memajukan industri rendang di Sumbar.

Menurut Sempurna, pelaku usaha lokal yang memproduksi rendang secara tradisional tidak akan kalah saing dengan pabrik yang memproduksi rendang secara massal.

“Rendang ini kan siapa saja kan bisa bikin. Tapi kalau yang lebih asli tentu yang dibuat secara tradisional. Komposisi bahan, proses pembuatan, hingga rasanya pasti akan berbeda,” terangnya.

Diketahui, saat ini pabrik rendang sedang dibangun di Bulgaria. Namun perusahaan itu dimiliki oleh perusahaan Bulgaria bernama Bella Ltd. Pabrik ini rencananya bakal menjadi hub yang memproduksi daging rendang untuk pasar Eropa dan Timur Tengah.

Baca juga: Sentra Rendang Kota Padang Bakal Diresmikan Agustus, Ini Fasilitas yang Bisa Dimanfaatkan IKM

Keberadaan pabrik rendang yang ikut difasilitasi KBRI untuk Bulgaria ini tentu saja menjadi tantangan tersendiri bagi pengusaha rendang lokal di Sumbar. Sebab, keberadaan pabrik itu sama sekali tidak melibatkan pengusaha-pengusaha rendang di Sumbar. [den/pkt]

Terpopuler

Add New Playlist