Ngeri, 5 Film Ini Dari Kisah Nyata Kasus Kejahatan di Korsel

Berita viral terbaru dan berita trending terbaru: inilah 5 film Korea Selatan yang didasarkan pada kejahatan yang benar-benar terjadi.

Padangkita.com-Sebuah film terkadang terinspirasi dari imajinasi seorang penulis ataupun berdasarkan kisah nyata. Seperti sederet film ataupun drama Korea Selatan yang selalu berhasil mencuri perhatian para penggemarnya.

Tidak hanya para pemain tetapi juga berbagai alasan lain membuat banyak orang menjadikan film Korea sebagai salah satu tontonan favorit.

Mengutip dari IDNTimes.com, inilah 5 film Korea Selatan yang didasarkan pada kejahatan yang benar-benar terjadi di negara itu.

Memories Of Murder (2003)

Di tahun 2003 lalu ada sebuah film yang disutradarai oleh Bong Joon Ho. Karyanya yang berjudul Memories Of Murder ini berhasil mencuri perhatian masyarakat.

Karena film yang satu ini dibuat berdasarkan sebuah kisah nyata atas kasus pembunuhan berantai pertama di Korea Selatan.

Kejadian ini terjadi antara tahun 1996 dan tahun 1991 di Hwaseong. Mengerikannya lagi korban pembunuhan berantai ini sebelumnya diperkosa.

Pembunuhnya pun menggunakan pakaian korban untuk mencekik mereka hingga tewas.

Hingga tahun 2019 lalu salah seorang yang diduga sebagai tersangka bernama Lee Chunjae, mengakui perbuatan kejinya itu di sebuah pengadilan.

The Case Of Itaewon Homicide (2009)

Pada April 1997, ada seorang siswa berusia 22 tahun yang terbunuh dalam sebuah pesta. Kejadian ini menjadi inspirasi terbentuknya film the case of itaewon homicide.

Kejadian ini terjadi di Itaewon, yang menjadi salah satu wisata yang populer. Siswa tersebut tewas setelah ditikam di sebuah toilet di restoran burger king.

Pihak kepolisian mencurigai 2 orang pelaku atas kasus tersebut yakni Arthur Patterson dan Edward Lee.

Akan tetapi keduanya ingin dibebaskan karena kurangnya bukti pada tahun berikutnya.

Sehingga pihak kepolisian berhasil mengumpulkan sejumlah bukti dan menyatakan atur memang bersalah atas kasus pembunuhan tersebut hingga dirinya dijatuhi hukuman sebanyak 20 tahun penjara di tahun 2016 lalu.

Silenced (2011)

Di tahun 2005 lalu terungkap adanya sebuah sekolah yang menjadi tempat pelecehan siswa selama bertahun-tahun.

Apalagi pelaku pelecehan tersebut merupakan penjahat yang menyamar sebagai guru di sekolah itu.

Hingga akhirnya kisah nyata yang kemudian dijadikan novel ini diadaptasi menjadi sebuah film dengan judul yang sama.

Hingga akhirnya pihak kepolisian berhasil membongkar hal ini setelah diadakannya sejumlah investigasi dan protes publik dan sekolah ini ditutup pada November 2011 lalu.

Hope (2013)

Film yang satu ini didasarkan pada salah satu kasus kriminal paling terkenal di Korea Selatan.

Menceritakan seorang gadis berusia 18 tahun yang seringkali dipukuli serta dilecehkan secara seksual oleh pria berusia 57 tahun.

Apalagi kejadian tersebut dapat terjadi di salah satu toilet umum.

Korban memang berhasil selamat dari insiden itu tetapi dirinya harus menanggung luka seumur hidup secara fisik, emosional maupun psikologis.

Di kehidupan nyata pelaku tindakan tersebut dijatuhi hukuman kurungan selama 12 tahun penjara.

New Trial (2017)

Di tahun 2000 lalu terjadi sebuah kasus pembunuhan, dimana seorang remaja dituduh menikam seorang sopir taksi.

Padahal sebelumnya remaja tersebut menjadi saksi pada kasus pembunuhan.

Apalagi ia sempat menyerahkan barang bukti dan 3 hari kemudian ia ditangkap pihak berwajib. Mengerikannya ia menghabiskan waktunya selama 10 tahun di balik jeruji besi untuk perbuatan yang tidak ia lakukan.

Setelahnya barulah terungkap bahwa kejahatan tersebut bukanlah dilakukan olehnya.

Baca Juga: Kenalan dengan Cibeby, Model yang Ngaku ‘Miyabi Indonesia’, Mau Main Film Panas

Apalagi selama itu pihak kepolisian seringkali menyiksa dirinya untuk memaksa mengakui kejadian yang tidak ia lakukan. [*/Nlm]


Baca berita viral terbaru dan berita trending terbaru hanya di Padangkita.com.

Terpopuler

Add New Playlist