Nasdem, PDIP dan Hanura Buat Poros Baru Usung Calon Sendiri untuk Pilkada Limapuluh Kota

Penulis: Redaksi

Sarilamak, Padangkita.com – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Limapuluh Kota 2020, makin seru saja. Partai NasDem yang meski punya modal satu kursi di DPRD, tampil menjadi penentu, dengan membangun koalisi poros baru dengan PDIP dan Hanura.

Bila poros baru ini tercipta, kekuatannya adalah tujuh dari 35 kursi di DPRD Limapuluh Kota atau memenuhi syarat mengusung pasangan calon sendiri ke KPU.

Berdasarkan pantauan Padangkita.com, poros baru yang dibangun NasDem, PDIP dan Hanura mulai diancang-ancang sejak beberapa hari lalu. Bahkan pada Senin (10/8/2020) siang, terpantau ada pertemuan pengurus ketiga partai itu di kawasan Labuahbasilang, Payakumbuh.

Dalam pertemuan tersebut, hadir Ilson Cong bersama Sekretaris NasDem Limapuluh Kota Alia Efendi yang juga anggota DPRD. Kemudian, Sekretaris Hanura Limapuluh Kota Zulhikmi Dt Rajo Suaro dan politisi Hanura Ruslan Abdul Ghani. Sedangkan dari PDIP hadir ketuanya yang juga bupati petahana, Irfendi Arbi, bersama Sekretaris PDIP Darlius dan pengurus PDIP, Dt. Joni.

Ketua NasDem Limapuluh Kota Ilson Cong menyebut, sebelum membangun poros baru dengan PDIP dan Hanura, Partai NasDem memang sempat berniat akan mengusung mantan pelatih timnas PSSI Nilmaizar sebagai calon wakil bupati, berpasangan dengan M. Rahmad.

“Namun, karena Nilmaizar dicecerkan di tengah jalan, tentu ini menjadi pengalaman bagi DPD, DPW dan DPP NasDem, untuk Limapuluh Kota,” kata Ilson Cong.

Baca juga: Calon Gubernur Sumbar Bisa Habiskan Lebih Rp100 M, Demi Gaji Rp8,4 Juta dan BPO Rp28,75 Miliar Per Bulan?

Atas kondisi itu pula, ulas Ilson Cong, DPD NasDem Limapuluh Kota, meminta kepada DPP NasDem di Jakarta melalui DPW NasDem Sumbar, untuk pending dulu SK penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati Limapuluh Kota.

“Bermohon kita ke DPP NasDem, untuk dipending sementara. Karena, kita sedang mencari poros baru di Limapuluh Kota, sejalan dengan poros baru di provinsi,” kata Ilson Cong.

Bisa jadi nanti, menurut Ilson Cong, poros baru yang dibangun NasDem di Limapuluh Kota, sama dengan poros baru di provinsi.

“Kalau di provinsi, poros baru itu Golkar, PKB, NasDem. Bisa jadi di Limapuluh kota, akan sama atau berbeda untuk membuka kebuntuan-kebuntuan. Yang jelas, ini kan masih gulir-bergulir, masih goyang-goyang, masih dinamis,” ujar Ilson Cong.

Baca juga: PDIP Batal Ikut, Deklarasi 3 Partai Sepakat Pakai Hasil Survei Tentukan Pilihan Paslon Pilkada Sumbar 2020

Sedangkan Ketua PDIP Limapuluh Kota Irfendi Arbi yang juga bupati incumbent, usai pertemuan itu hanya senyum-senyum saja. Sedangkan Sekretaris PDIP Darlius yang juga anggota DPRD menyebutkan, bahwa dari beberapakali pertemuan pengurus PDIP dengan NasDem dan Hanura, sudah didapat beberapa kesepakatan awal.

“Di antaranya, PDIP dan NasDem sepakat untuk berkoalisi dalam Pilkada Limapuluh Kota dan mencalonkan kembali Irfendi Arbi. Sedangkan untuk calon wakilnya, diserahkan kepada Irfendi Arbi. Calon wakil bupati ini, bisa dari partai koalisi dan bisa juga dari luar partai koalisi,” kata Darlius.

Dari partai koalisi, tukuk Darlius, calon wakil bupati pendamping Irfendi Arbi, bisa Ilsong Cong dari NasDem, atau Zulhikimi, Irwandi, dan Adi Surya Purnomo dari Hanura.

Sedangkan di luar koalisi, calon pendamping Irfendi Arbi, bisa muncul nama Riko Febrianto (Golkar), Wahyudi Thamrin (Golkar), Fikri Hidayat (Gerindra), Ustad Zukron atau Yos Sariadi dari PKS. [gse/pkt]


Baca berita Sumatra Barat terbaru hanya di Padangkita.com.