Nagari Ujung Gading Wakili Lomba Kompetensi dan Transparansi Dana Desa Tahun 2020

Penulis: Ahmad Romi

Simpang Empat, Padangkita.com – Pemerintah Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang mewakili Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) pada kegiatan Tranparansi Dana Desa Provinsi Sumatera Barat Tahun 2020.

Pasbar sendiri merupakan kabupaten pertama yang dinilai oleh tim Kompetensi dan Transparansi Dana Desa tahun ini. Anggaran Dana Desa Nagari Ujung Gading tahun 2020 ini mencapai Rp4.342.641.000 atau 8,98 persen dari total Dana Desa di Kabupaten Pasbar.

Baca Juga

Pjs Bupati Pasbar Hansastri menyampaikan bahwa total Dana Desa yang dikelola oleh Nagari Ujung Gading pada tahun ini adalah sebesar Rp10.785.252.907.

“Jumlah sebesar itu terdiri dari Alokasi Dana Desa (ADD), Alokasi Dana Nagari (ADN), bagi hasil pajak dan pendapatan asli nagari serta dana silpa tahun lalu,” paparnya saat menyambut tim penilai di Kantor Bupati setempat.

Ia menambahkan, jika dilihat dari besaran anggaran yang dikelola oleh Nagari Ujung Gading tersebut, pihaknya yakin bahwa Nagari Ujung Gading merupakan nagari yang mengelola anggaran kedua tertinggi di Sumatera Barat (Sumbar).

Sementara itu, dari luas wilayah Nagari Ujung Gading itu sendiri, luasnya sebesar 263,77 kilometer persegi dan jumlah penduduk Nagari Ujung Gading sebanyak 50.397 jiwa.

“Besarnya anggaran ini tentu belum sepenuhnya mampu menjawab dan mengatasi persoalan di Nagari Ujung Gading ini,” ungkap Hansastri.

Diakuinya, ada beberapa pertimbangan yang menjadi dasar bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk menetapkan Nagari Ujung Gading dalam mewakili Kabupaten Pasaman Barat pada lomba Kompetensi dan Transparansi Dana Desa tingkat Propinsi Sumatera Barat tahun 2020 ini. Salah satunya adalah Nagari Ujung Gading merupakan Nagari berkinerja terbaik pada tahun 2019 yang lalu berdasarkan penilaian Kementerian Keuangan.

“Atas dasar prestasi itu juga, Nagari Ujung Gading pada tahun 2021 mendatang mendapatkan tambahan alokasi Dana Desa sebesar Rp288.153.000,” ucap Hansastri.

Selain itu, Nagari Ujung Gading juga merupakan salah satu nagari yang tertib dalam pengelolaan keuangan yang ditandai dengan beberapa indikator yaitu tepat waktu dalam menyampaikan laporan keuangan tahunan yaitu pada tanggal 10 pada bulan Januari tahun berikutnya.

Kemudian, Nagari Ujung Gading berdasarkan hasil pemeriksaan inspektorat pada tahun 2018 juga merupakan salah satu nagari yang diberikan penghargaan dengan predikat tuntas sebagai nagari atas tindaklanjut hasil pemeriksaan aparat pengawasan intern pemerintah tahun pengawasan tahun 2005 sampai dengan tahun 2017.

Disamping itu, Nagari Ujung Gading juga merupakan salah satu nagari yang telah mulai melaksanakan transaksi non tunai walaupun belum secara keseluruhan.

“Nagari Ujung Gading juga terbaik dalam proses perencanaan, dimana diawali dari proses penggalian gagasan sampai dengan Musrenbang selalu dihadiri oleh banyak lapisan masyarakat dan hasil pembangunan yang dilaksanakan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” lanjut Hansastri.

Terpisah, Pj Wali Nagari Ujung Gading, Padri mengatakan bahwa keberhasilan itu tentu tidak lepas dari peran dan kualitas sumber daya anggota Badan Permusyawarahan (Bamus) Nagari Ujung Gading dalam mengawal kinerja Pemerintah Nagari Ujung Gading sehingga setiap program bisa terlaksana dengan cukup baik.

“Nagari Ujung Gading juga sudah sangat transparan dalam pengelolaan keuangannya yang ditandai dengan pemasangan baliho dan website yang bisa diakses oleh seluruh masyarakat untuk mendapatkan informasi tentang penggunaan dan pemanfaatan Dana Desa,” ungkapnya kepada Padangkita.com di Ujung Gading, Jumat (13/11/2020)

Ia mengakui, bahwa perangkat nagarinya berjumlah sebanyak 16 orang dan tidak semuanya lulusan sarjana, melainkan sebagian masih berpendidikan lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Baca juga: Tertibkan Ilegal Mining di Sinuruik, Personel Polres Pasaman Barat Diadang Warga Pakai Parang

“Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi terhadap kinerja mereka. Karena telah mampu memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat di Nagari Ujung Gading ini,” paparnya.

Untuk diketahui, tim penilai yang hadir dari berbagai unsur dan diketuai langsung oleh Azwar, bersama anggota Rusdi Lubis, Edi Jarot, Basril Basar, Heranof Firdaus, Eko Yance, Adrian Tuswandi, Guspen Khairul, dan Junaidi. [abe]


Baca berita Pasaman Barat terbaru dan berita Sumbar terbaru hanya di Padangkita.com.

Terpopuler