Mubes HMJ HTN UIN Imam Bonjol, Incumbent Bersaing dengan Belasan Kandidat Rebut Ketua Umum

Penulis: Redaksi

Padang, Padangkita.com – Doni Demawan yang saat ini menjabat Ketua Pangadilan Agama (PA) Lubuk Linggau, Sumatra Selatan, kembali maju pada Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang.

Doni Demawan, merupakan Ketua Umum Alumni HTN Fakultas Syariah periode 2017-2022, kini kembali maju pada Mubes yang akan diadakan 12-13 Maret 2022 di Auditorium UIN IB Padang untuk periode 2022-2026.

Selain Doni, ada juga beberapa nama alumni HTN UIN Imam Bonjol yang muncul untuk merebut kursi ketua umum. Mereka saat ini beraktivitas dari sejumlah profesi.

Nama-nama kandidat tersebut antara lain Firdaus Wiros (Anggota DPRD Sumbar), Mansurdin (Sekretaris DPRD Tanjung Jabung), Jarudin (WR III STKIP Sumbar), Firdaus MP (Kasi Sarpras Kemenag Sumbar), Fatur Rizki (Hakim Pengawas Mahkamah Agung RI)

Selanjutnya, Anase Syukriza (Hakim Mahkamah Syariah Aceh), Firdaus Diezo (Dosen Univ. Ekasakti dan UIN IB Padang), Risnaldi (Politisi Partai Nasdem), Abdul Rajab (Advokat), Irwan B (Advokat), Fauzan Azim (Dosen HTN UIN IB Padang) dan Al Amin Buyung (Wartawan).

Doni Demawan mengatakan, dirinya ingin maju lagi atas dorongan dan dukungan dari alumni, untuk membantu membangun Sumber Daya Manusia (SDM) alumni maupun mahasiswa yang sedang menduduki bangku kuliah.

“Dengan niat baik, dorongan dan dukungan alumni yang menginspirasi saya kembali maju mencalonkan diri dalam Mubes nanti. Artinya maju dalam Mubes itu bukanlah sebuah persaingan dengan para calon-calon, yang jelas membangun, apa yang saya katakan tadi,” ujarnya.

Ia sangat bangga kepada alumni yang ikut maju dalam Mubes. Alumni Angkatan ’95 ini mengimbau, siapapun yang terpilih nanti didukung bersama demi memajukan Jurusan HTN Fakultas Syariah UIN Imam Bonjol.

“Artinya kran demokrasi sudah terbuka lebar, maju sebagai calon Ketum adalah hak konstitusi siapa saja alumni HTN. Siapa yang ikut saya sangat bangga, karena saya banyak tahu bahwa alumni HTN ini SDM-nya banyak yang mampu untuk menahkodai jurusan yang mulia ini,” tuturnya.

Lebih jauh Doni mengatakan, dirinya maju dengan berbagai program dan ide yang rasional, menjadikan alumni Jurusan HTN lebih eksis dan mampu menjadi kebanggaan almamater.

“Jika kembali terpilih, Insya Allah ide dan program sudah saya godok, harus diakui ide dan program itu merupakan hasil restorasi bersama. Alumni Jurusan HTN yang berkaliber sudah menasional dan siap melebur,” ujarnya lagi.

Ketua Panitia Mubes, Al Hanif Syukriadi mengatakan, prinsipnya panitia sudah siap untuk menghelat Mubes, sejak terbentuknya panitia pelaksana sebagai steering committee (SC) dan organization committee (OC).

“Kami sudah menyiapkan tata tertib, syarat dan kriteria yang harus terpenuhi oleh bakal calon ketua umum,” ujarnya.

Panitia sangat optimistis hajatan yang mengangkat tema “Mauleh nan putuih, manjapuik nan tingga, mangumpuaan nan taserak” ini akan terlaksana dengan maksimal dan sukses.

Menurut dia, panitia juga sudah merumuskan tata tertib, syarat dan kriteria yang harus dipenuhi oleh bakal calon ketua umum.

“Kami panitia sudah menyiapkan segala sesuatu untuk pelaksanaan acara Mubes pada 12-13 Maret mendatang,” ungkapnya.

Adapun syarat yang harus dipenuhi oleh Caketum, pertama alumni dari HTN UIN IB Padang, minimal lima tahun kelulusan, sehat jasmani dan rohani, berkelakuan baik dan tidak dalam proses hukum atau sedang dalam pengawasan hukum yang berlaku.

Kemudian, dicalonkan atau direkomendasikan secara tertulis dan ditandatangani oleh minimal 10 orang yang mencalonkannya dari berbagai angkatan.

Selanjutnya, memiliki inisiatif tinggi dan menjunjung nilai-nilai kreativitas, berprestasi dengan kemampuan berorganisasi yang baik dan berpengalaman menjadi pimpinan suatu organisasi, menyertakan program kerja berdasarkan visi dan misi yang mencakup bidang pendidikan, women empowerment, kesehatan, sosial dan budaya terakhir, menyertakan foto dan CV terbaru sebagai dokumen pendukung.

Baca juga: Di Wisuda UIN Imam Bonjol, Gubernur Mahyeldi Ungkap Soal Program Pendidikan dan Kesehatan

Ia menegaskan pelaksanaan Mubes nanti akan berjalan dengan protokol kesehatan yang ketat. [amn/pkt]

Terpopuler

Add New Playlist