MU Vs Ajax: Pertaruhan Dominasi Klub Inggris di Piala Eropa

Penulis: Erinaldi
Final Piala Eropa mempertemukan MU Vs Ajax di Stockholm, Swedia. (Foto: situs resmi UEFA)

Padangkita.com – Jose Mourinho berpeluang mencatatkan sejarah baru bagi ‘Setan Merah’ jika mampu lolos dari hadangan Ajax Amsterdam di final Piala Eropa yang digelar Kamis dinihari (25/05/2017). Dalam sejarah pelaksanaan ajang ini, Manchester United belum sekali pun tampil sebagai jawara, sejak kompetisi ini masih dikenal dengan Piala Winners yang digulirkan sejak 1971.

Peluang kedua tim untuk meraih kemenangan dalam pertandingan yang digelar di Friends Arena, Stockholm, Swedia, masih terbuka lebar. Dilihat dari statistik klub dari kedua negara yang memenangi Piala Eropa, klub-klub asal Inggris masih mendominasi. Data UEFA mencatat, terhitung sejak 1971, klub asal Inggris pernah mengangkat piala ini sebanyak 7 kali, sedangkan klub asal Belanda 4 kali membawa Piala Bertoni.

Tottenham Hotspurs tercatat sebagai klub Inggris pertama yang memenangkan Piala Eropa pada musim kompetisi 1971/1972, saat kompetisi bernama Piala Winners. Dominasi Inggris berlanjut pada musim kompetisi 1972/1973, saat Liverpool menjadi juara. Meski Inggris menjadi salah satu negara terbanyak memenangi Piala UEFA, raksasa Inggris, Manchester United, belum pernah merasakannya.

Bagi Ajax, kemenangan atas Manchester United menjadi gelar kedua bagi klub setelah sukses menjadi jawara di musim 1991/1992, saat laga final masih menggunakan sistem home and away. Ajax yang saat ini didominasi pemain muda dinilai akan memberikan perlawanan keras untuk melanjutkan dominasinya atas MU di piala UEFA. MU pun tampil di final dengan modal tak terkalahkan dalam 10 kali pertandingan.

Bagi MU, kemenangan akan membuka jalan bagi ‘Setan Merah’ untuk meraih satu tiket ke Piala Champions. Patut ditunggu, siapa yang akan tampil sebagai yang terbaik di kompetisi kasta kedua di Benua Biru.

Head to head

Sepanjang sejarah klub, Ajax dan MU baru bertemu dua kali dalam pertandingan resmi. Kedua klub masing-masing meraih satu kemenangan. Motivasi kedua klub untuk memenangkan laga ini terbilang tinggi mengingat keduanya gagal menjadi yang terbaik di kompetisi negaranya. Setan Merah hanya menghuni peringkat 6 di Liga Inggris, dan jalan satu-satunya untuk bisa bermain di kasta tertinggi Eropa, menjadi juara Piala Eropa.

Ajax juga bernasib sama. Meski menghuni posisi kedua di Erdivisi dengan selisih satu poin dari jawara Liga Belanda, Feyenord, mereka harus melewati jalur kualifikasi untuk tampil di Piala Champions. Jadi, dua-duanya bernafsu untuk memenangkan Piala Eropa, sehingga bisa lolos ke Piala Champions.

Statistik

MU diunggulkan dari sisi materi pemain untuk memenangkan laga final nanti. Bermaterikan pemain-pemain top eropa, klub kaya ini diunggulkan untuk bisa meraih Piala Eropa pertamanya tahun ini. Sederetan nama besar seperti Zlatan Ibrahimovic, Paul Pogba (pemain termahal dunia), Juan Mata, Rooney, menghiasi skuat racikan pelatih terbaik, Jose Mourinho, yang telah merasakan kerasnya kompetisi liga-liga terbaik di Benua Biru.

Hanya saja, skuat Mounrinho belum mendapatkan sentuhan terbaiknya jika dilihat dari klasemen Liga Inggris. Masih ada celah di mana MU tidak sepenuhnya bisa meraih poin penuh di Liga Inggris.

Statistik MU di Liga Inggris tak sebaik yang dilakukan Ajax Amsterdam. Bermaterikan pemain muda, Ajax mampu mencatatkan 25 kemenangan, 6 kali seri, dan 3 kekalahan, dari 34 laga yang dilakoni di Eredivisi. Urusan menjebol gawang lawan, anak asuh Peter Bosz, cukup membuat takut tim lawan di Eredivisi. Dari 34 laga, Ajax 79 kali mencetak gol ke gawang lawan dan hanya kebobolan 23 kali. Statistik yang patut menjadi catatan bagi Setan Merah.

Untuk produktivitas gol di liga masing-masing, MU tertinggal jauh dari Ajax. Musim ini, MU melesakkan 54 gol ke gawang tim lawan di Liga Inggris, dan kemasukan 29 gol. Statistik menunjukkan, skuat Ajax lebih tajam dari skuat MU soal mencetak gol. Namun, MU bermain di liga terbaik Eropa sedangkan Ajax berada di kkasta kedua liga-liga Eropa.

Menarik untuk dilihat, siapa yang berhak mengangkat Piala Bertoni yang dirancang dan dibuat bengkel Bertoni di Milan untuk final tahun 1972.

Klub-klub Eropa yang pernah mengangkat Piala UEFA:

2015/16 Spain Sevilla
2014/15 Spain Sevilla
2013/14 Spain Sevilla
2012/13 England Chelsea
2011/12 Spain Atlético
2010/11 Portugal Porto
2009/10 Spain Atlético
2008/09 Ukraine Shakhtar Donetsk
2007/08 Russia Zenit
2006/07 Spain Sevilla
2005/06 Spain Sevilla
2004/05 Russia CSKA Moskva
2003/04 Spain Valencia
2002/03 Portugal Porto
2001/02 Netherlands Feyenoord
2000/01 England Liverpool
1999/00 Turkey Galatasaray
1998/99 Italy Parma
1997/98 Italy Internazionale
1996/97 Germany Schalke
1995/96 Germany Bayern
1994/95 Italy Parma
1993/94 Italy Internazionale
1992/93 Italy Juventus
1991/92 Netherlands Ajax
1990/91 Italy Internazionale
1989/90 Italy Juventus
1988/89 Italy Napoli
1987/88 West Germany Leverkusen
1986/87 Sweden Göteborg
1985/86 Spain Real Madrid
1984/85 Spain Real Madrid
1983/84 England Tottenham
1982/83 Belgium Anderlecht
1981/82 Sweden Göteborg
1980/81 England Ipswich
1979/80 West Germany Frankfurt
1978/79 West Germany Mönchengladbach
1977/78 Netherlands PSV
1976/77 Italy Juventus
1975/76 England Liverpool
1974/75 West Germany Mönchengladbach
1973/74 Netherlands Feyenoord
1972/73 England Liverpool
1971/72 England Tottenham
Sumber: UEFA

Terpopuler

Add New Playlist