Mengadu ke Wakapolri, Wagub Audy Joinaldy: Stok Vaksin dari Pusat untuk Sumbar Sedikit

Penulis: Zulfikar Efendi

Padang, Padangkita.com – Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Audy Joinaldy menyambut kedatangan Wakil Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Gatot Eddy Pramono di ranah minang. Dalam kesempatan itu, Audy menyebutkan bahwa stok vaksin dari pusat untuk Sumbar sedikit.

Bahkan, Audy juga membandingkan stok vaksin yang dikirim ke darah lain di pulau jawa. “Pemprov Sumbar kehabisan stok vaksin Covid-19 di tengah gencarnya program vaksinasi. Saat ini, masyarakat Sumbar antusias untuk vaksinasi. Kami berharap pusat segera mengirimkan tambahan vaksin untuk memenuhi harapan masyarakat,” ujarnya, Selasa (3/4/2021).

Lalu, Audy juga memaparkan kondisi penanganan Covid-19 di daerahnya. Menurut Audy, penanganan Covid-19 juga tidak akan sukses jika masyarakat tidak patuh menerapkan protokol kesehatan, dan semua itu (penerapan prokes) bisa terbantu karena adanya bantuan polisi dan TNI.

“Pemprov selalu bersinergi dengan Polri dan TNI dalam penanganan Covid 19, supaya masyarakat bisa terbantu dalam penanganan Covid-19 ini, termasuk adanya vaksinasi massal,” ungkapnya.

Menangapi hal itu, Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono menyebutkan, pihaknya akan mengoptimalkan penanganan dan pencegahan pandemi Covid-19. Gatot juga berharap, keterlibatan polri dapat membuahkan hasil positif.

“Mudah-mudahan, dilibatkannya polri dalam kegiatan Tim Pelaksana Percepatan Ekonomi Nasional, maka bisa semakin lebih baik ke depannya,” ujar Gatot.

Menurut Gatot, keselamatan rakyat adalah hukum yang tertinggi bagi semuanya dan yakin di bawah kepemimpinan gubernur, wali kota dan bupati di Sumbar ini, bisa meminimalisir mata rantai penyebaran Covid-19 serta bisa mengoptimalkan vaksinasi dan PPKM bisa di optimalkan.

Baca juga: Wakapolri Ancam Copot Kapolsek Hingga Kapolda yang Tak Serius Tekan Covid-19

“Masyarakat juga berperan penting dalam memutus mata rantai penularan Covid-19 agar tidak menimbulkan sumber penularan baru atau klaster di tempat-tempat yang menjadi pergerakan orang, interaksi antar manusia dan berkumpulnya banyak orang,” katanya. [*/zfk]

Terpopuler