Memilukan, Satu Keluarga Ditemukan Tewas Kelaparan

Penulis: Erika

Berita viral terbaru dan berita trending terbaru: satu keluarga ditemukan tewas di gurun Libye bersama dengan surat terakhirnya.

Padangkita.com – Delapan anggota keluarga asal Sudan ditemukan tak bernyawa usai tersesat di Gurun Libya, diwartakan Oman Observer pada Minggu, 14 Februari 2021. Delapan orang itu terdiri dari tiga wanita dan lima pria.

Dilihat dari gambar yang tersebar di jagad maya menunjukkan mayat delapan orang itu bergelimpangan bersama barang-barang berceceran di sekitar mobil dan sebagiannya terkubur pasir.

Tidak hanya itu, di lokasi tempat kejadian juga ditemukan surat yang berisi kata-kata terakhir.

“Kepada siapa pun yang menemukan surat ini, ini nomor telepon saudara laki-laki saya, Muhammad Saifuddin,” isi dari surat terakhir itu, dilansir dari Kompas.com.

“Maaf Bu karena tidak bisa menghubungi dirimu. Ayah dan Nasir, aku mencintaimu. Doakan kami dengan belas kasihan, berikan kami Al-Qur’an dan berikan kami jalan kematian kami di sini,” demikian isi dari surat tersebut.

Investigasi yang diluncurkan oleh polisi Libya menemukan bahwa keluarga tersebut berangkat dalam perjalanan dari El Fasher, Sudan ke kota Kufra di Libya pada Agustus 2020 lalu. Kota yang merupakan titik transit di salah satu rute migran ke pantai Libya.

Diketahui juga, satu keluarga itu hendak mengungsi dari negeri asalnya yaitu Sudan yang diketahui kini tengah dilanda perang saudara.

Keluarga yang ditemukan tewas itu kemungkinan tersesat. Hingga pada akhirnya, petugas menemukan mobil yang jadi tumpangan keluarga tersebut enam bulan setelah perjalanan mereka.

Diyakini delapan orang itu meninggal dunia karena kelaparan dan kehausan setelah mesin kendaraan berhenti.

Menurut laporan sejumlah media, ada sekitar 21 orang termasuk anak-anak yang mengungsi dengan mobil SUV Toyota Sequoia. Mobil tersebut ditemukan sudah terbengkalai tak berpenumpang, sekitar 400 km barat daya kota Kufra, Libya.

Dari 21 orang itu sudah ditemukan delapan orang dalam keadaan tak bernyawa, sedangkan untuk 13 orang lainnya tidak diketahui.

Baca Juga: Suami Kelaparan Tapi Istri Malah Sibuk Ikut Senam dan Gak Masak, Akhirnya Kompor Melayang

Beberapa laporan menyebutkan tragedi yang memilukan ini bukan yang pertama. Sebelumnya, sudah ada ratusan orang yang merenggang nyawa saat mengungsi atau keluar dari wilayah yang dilanda konflik di daerah tersebut. [*/rik]


Baca berita viral terbaru dan berita trending terbaru hanya di Padangkita.com.

 

Terpopuler

Add New Playlist