Kota Bukittinggi Diprediksi Bakal ‘Crowded’ Saat Libur Lebaran, Ini Pesan Wagub Audy  

Penulis: Redaksi

Bukittinggi, Padangkita.com – Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Audy Joinaldy memprediksi kawasan utara Sumbar, khususnya Kota Bukittinggi akan menjadi tempat paling padat saat libur Lebaran Idulfitri tahun ini. Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi dan pihak terkait diharapkan melakukan berbagai persiapan.

“Berbeda dengan tahun lalu, tahun ini jumlah pemudik diprediksi mencapai 1.8 juta orang dan sebagian besar diperkirakan akan menuju ke wilayah utara Sumbar, sehingga Bukittinggi akan sangat padat. Itu sebabnya diperlukan persiapan agar situasi tetap terjaga kondusif,” ungkap Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy saat safar Ramadan di Masjid Jamik Tigo Baleh, Kelurahan Pakan Labuah, Kecamatan Aua Birugo Tigo Baleh, Kota Bukittinggi, Sabtu (4/24/2022)

Meski diprediksi akan dipadati pemudik, namun menurut Audy, hal itu justru akan berdampak positif bagi Kota Bukittinggi yang sebagian besar ekonominya digerakkan oleh sektor pariwisata dan UMKM. Utamanya, jika Bukittinggi mampu memberikan pengalaman kunjungan yang mengesankan di tengah-tengah keadaan yang crowded itu.

“Sisi baiknya tentu perputaran ekonomi dari kedua sektor pariwisata dan perdagangan, terutama UMKM akan sangat tinggi. Oleh karena itu, mari kita sama-sama tetap menjaga kebersihan, keramahan, serta kenyamanan kota. Sehingga pemudik senang pulang ke kampung halaman, jangan sampai ada yang membawa kesan kurang menyenangkan ketika hendak kembali ke rantau,” pesan Wagub Audy.

Dalam kesempatan itu, Audy juga memberikan apresiasi kepada Pemko Bukittinggi yang fokus pada pembangunan sumber daya manusia, terutama pada anak-anak usia sekolah. Hal tersebut diutarakan Audy menanggapi sambutan Wali Kota Erman Safar yang menyampaikan beberapa program pemerintah kota yang ia pimpin.

“Saya sangat sepakat dengan Pak Wali, membangun bukan hanya soal infrastruktur, yang paling sulit justru adalah pembangunan SDM. Saya sangat mengapresiasi program-program yang dilakukan Pak Wali beserta jajaran Pemko Bukittinggi,” kata Wagub Audy.

Sebelumnya, dalam sambutannya Erman Safar menyampaikan bahwa saat ini Bukittinggi tidak banyak melakukan pembangunan berupa kegiatan fisik, melainkan lebih fokus pada pendidikan dan peningkatan SDM, serta penguatan ekonomi lewat perbankan syariah.

“Tahun lalu hingga saat ini, kita memang tidak banyak melakukan kegiatan yang sifatnya fisik. Tetapi Bukittinggi lebih memprioritaskan pembangunan SDM terutama bagi anak-anak dengan meringankan biaya sekolah dan menambah jam pelajaran sekolah khusus untuk penanaman akidah akhlak, budaya alam Minangkabau, serta ilmu fikih,” papar Erman.

Di samping itu, untuk penguatan ekonomi umat, Erman Safar menjelaskan pihaknya berupaya memberantas rentenir dengan menghadirkan program dan pembiayaan “Tabungan Utsman”, kolaborasi antara Pemko Bukittinggi dengan BPRS Jam Gadang yang telah dikonversi menjadi Bank Syariah sejak Juli 2021 lalu.

Sementara untuk pembangunan infrastruktur, Pemko Bukittinggi tengah merampungkan beberapa rencana pembangunan fisik yang akan dimulai pada tahun 2023 nanti. Di antaranya pembangunan Museum Saintifik Sejarah Alam Bawah Tanah (Mussabata), serta pendirian perluasan kawasan pusat kegiatan olahraga di Bukittinggi yang bertempat Kecamatan Aua Birugo Tigo Baleh, tepat di mana kegiatan Safari Ramadan tersebut berlangsung.

“Akan kita bicarakan dengan niniak mamak setempat. Insya Allah untuk tahun 2023 di sini akan menjadi daerah perluasan bagi pusat kegiatan olahraga di Kota Bukittinggi. Kita akan bangun stadion dan alun-alun kota untuk pemerataan ekonomi di wilayah ini,” ungkap Erman Safar.

Baca juga: Banjir Kota Bukittinggi, Sejumlah Warga Harus Dievakuasi dengan Perahu Karet

Dalam rangkaian safari Ramadan ini, Wagub Audy Joinaldy menyerahkan bantuan berupa uang tunai senilai Rp50 juta. [*/pkt]

Terpopuler

Add New Playlist