Keren! Arsitektur Masjid Raya Sumbar Masuk 7 Masjid Terbaik di Dunia

Penulis: Redaksi
|
Editor: Zulfikar

Padang, Padangkita.com – Arsitekrur Masjid Raya Sumatra Barat (Sumbar) masuk tujuh arsitektur masjid terbaik di dunia versi alfozan.

Penobatan tujuh masjid dengan arsitektur terbaik itu diumumkan dalam penutupan penghargaan Abdullatif Al Fozan untuk arsitektur masjid siklus ke-3, periode 2017-2020 di Madinah, Arab Saudi, Kamis (16/12/2021).

Penghargaan untuk masjid dengan arsitektur terbaik di dunai itu juga dihadiri Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, Eko Hartono, yang sekaligus menerima penghargaan untuk Masjdi Raya Sumbar tersebut.

Dikutip dari laman resmi alfozan.com, tujuh masjid dengan arsitektur terbaik yang terpilih itu merupakan hasil penilaian dari 201 masjid di 43 negara di seluruh penjuru dunia.

Penghargaan itu mengangkat tema “Arsitektur Masjid di Abad ke-21” yang bertujuan untuk membangun landasan dan visi yang lebih luas dari tingkatan arsitektur masjid di masa lalu, sekarang dan masa depan.

Dalam pengahargan itu, ada empat kategori yang dinilai, di antaranya, masjid pusat dengan pengaruh dan kehadiran di tingkat nasional di setiap negara, kategori masjid tempat Salat Jumat, kategori masjid lingkungan, dan kategori masjid komunitas, yang diberikan kepada masyarakat lokal sebagai apresiasi atas upaya mereka dalam merawat masjid.

Padang, Padangkita.com - Arsitekrur Masjid Raya Sumatra Barat (Sumbar) masuk tujuh arsitektur masjid terbaik di dunia versi alfozan.
Bagian dalam Masjid Raya Sumbar. [Foto: Denas/Padangkita.com]
Sultan bin Salman bin Abdul Aziz yang menghadiri kegiatan tersebut mengatakan, bahwa peran masjid di masa depan dari segi arsitektur, kontruksi dan lingkungan masyarakat akan sangat lekat.

“Peran masjid itu tidak hanya sebatas aspek teknis dan modernisasi perkotaan. Namun, juga berkaitan dengan aspek transformasi masyarakat dan visi masa depan, karena masjid merupakan wadah budaya utama masyarakat,” ujar Sultan bin Salman.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Penghargaan Abdullatif Al Fozan untuk Arsitektur Masjid, Mashary bin Abdullah Al-Naim mengatakan, bahwa penghargaan kali ini bertujuan untuk mengarahkan perhatian pada rumah-rumah Allah (masjid-red).

Dengan keindahan dan kemegahan, kata Al-Naim, pihaknya akan terus berupaya mengembalikan peran masjid yang beradab sebagai pusat kreativitas dan pencerahan.

“Kita juga akan menyediakan database dan informasi ilmiah, arsitektur dan teknis tentang masjid, dan itu akan disediakan seacra gratis,” ucapnya.

Bahkan, lanjut Al-Naim, pihaknya juga akan menyediakan dalam sejumlah bahasa yang mudah untuk dipahami. “Juga akan disediakan banyak gambar, bentuk arsitektur, dan biografi para pionir arsitektur masjid di dunia,” paparnya.

Padang, Padangkita.com - Arsitekrur Masjid Raya Sumatra Barat (Sumbar) masuk tujuh arsitektur masjid terbaik di dunia versi alfozan.
Masjid Raya Sumbar. [Foto: Ist]
Diketahui, Masjid Raya Sumbar mulai dibangun (peletakan batu pertama) pada 21 Desember 2007. Lalu, selesai dibangun pada 4 Januari 2019.

Pembangunan Masjid Raya Sumbar menelan biaya sekitar Rp325-330 miliar, anggaran yang digunakan sebagaian besar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumbar, dan dibangun secara bertahap.

Denah masjid Raya Sumbar berbentuk persegi yang melancip di empat penjurunya, berbentuk bentangan kain ketika empat kabilah suku Quraisy di Mekkah berbagi kehormatan memindahkan batu Hajar Aswad.

Baca juga: Upaya Pengenalan Destinasi Wisata Religi, Gubernur Mahyeldi Resmi Buka Menara Masjid Raya untuk Umum

Lalu, bentuk sudut lancip sekaligus mewakili atap bergonjong pada rumah adat Minangkabau, yaitu Rumah Gadang. [*/pkt]

Terpopuler

Add New Playlist