Kehebatan Robot Karya Madrasah Sumbar Juara MRC 2022, Ada yang Bisa Mendeteksi Gempa

Penulis: Redaksi

Padang, Padangkita.com – Dua robot karya para siswa dua madrasah di Sumatra Barat (Sumbar) meraih Juara 1 Kompetisi Robotik Madrasah atau Madrasah Robotics Competition (MRC) 2022.

Robot juara itu diciptakan oleh tim Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 6 Padang dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bukittinggi. Kedua robot buatan anak-anak madrasah Sumbar ini meraih Juara 1 pada bidang Robot Inovasi.

Tim MTsN 6 Kota Padang terdiri dari dua siwa yakni, Alif Sulthan dan Andini Eliana Naurif. Mereka dibimbing oleh guru, Nila Permata Sari Umami dan pembina Kepala MTsN 6 Padang, Ramli.

Kemudian, anggota tim MAN 1 Bukitinggi yang Juara 1 pada kategori yang adalah Uswatun Hasanah dan Hanifa Rahmi dengan guru pembimbing Zulkhairi dan Erria Nanda Utama. Tim ini dikomandoi Kepala MAN 1 Bukittinggi, Irsyad.

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumbar Hendri Pani Dias menjelaskan, sesuai dengan kategorinya ‘robot for school’, MTsN 6 Kota Padang memilih mengembangkan alat sensor untuk keamanan lingkungan sekitar madrasah.

“Misalnya, bisa membuka pintu pagar madrasah adalah orang yang sidik jarinya telah terdaftar dalam sensor. Menyiram bunga secara otomatis, jika cuaca panas atau tanaman sudah kering, membuka dan menutup atap bila hari hujan, dan pengamanan deteksi terjadinya kebakaran,” terangnya.

Sedangkan tim MAN 1 Bukittinggi mengembangkan alat sensor yang berdaya guna untuk kepentingan dan kebutuhan masyarakat.

Selain itu inovasi yang dikembangkan, dapat memonitoring sistem kepada pihak keagamaan setempat untuk keamanan benda bersejarah, dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Alat sensor bekerja dengan cara memberikan peringatan dini, berupa pesan telegram dan bunyi sirene serta audio MP3 player yang semuanya terkoneksi ke database.

“Yang istimewa dari tim madrasah Sumbar kategori inovasi robotik MAN 1 Bukittinggi. Mereka mampu mengembangkan alat sensor untuk mendeteksi gempa, kebakaran, pencurian dari orang yang tidak bertanggung jawab dan sebagainya. Bahkan mereka sudah menyiapkan aplikasi yang bisa diunggah melalui play store. Jadi inovasi mereka terletak pada kemampuan yang berdampak besar bagi masyarakat,” jelas Hendri.

Ia mengaku sangat apresiatif atas ikhtiar seluruh tim, guru pembimbing dan kepala madrasah yang telah bekerja keras memberikan yang terbaik untuk Sumbar.

“Apalagi kami tahu persis perjuangan anak-anak madrasah ini menghadapi kompetisi. Semua alat pendukung kebutuhan lomba dikirim melalui jasa ekspedisi JNE. Risikonya tentu ada alat yang rusak dan tidak tepat lagi, karena terbanting atau terhempas selama di perjalanan,” ungkap Hendri.

Akibatnya, kata dia, anak-anak kembali harus berjuang semalam suntuk, konsisten untuk memperbaiki dan menyempurnakannya.

“Ini yang sangat berkesan bagi saya,” ujarnya.

MRC yang dipusatkan di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berlangsung 22-23 November 2022, dan secara resmi telah ditutup oleh Sekretaris Jenderal Kemenag Nizar, Rabu (23/11/2022).

Hendri menjelaskan, Kompetisi Robot Madrasah merupakan ajang kompetisi kemampuan para siswa madrasah dari tingkat MI, MTs dan MA dalam bidang Robotika dan Otomasi.

“Pada ajang ini para peserta unjuk kemampuan dalam merakit dan memprogram robot, menampilkan berbagai inovasi mulai robot terapan hingga lingkungan,” jelasnya.

Baca juga: MTsN 6 Padang dan MAN 1 Bukittinggi Raih Juara 1 Kompetisi Robotik Madrasah 2022

Kompetisi robot ini  terbagi dalam tiga sub-tema, yakni ‘robot for school’ untuk tingkat MTsN, ‘robot for household’ untuk tingkat MI dan ‘robot for environment’ untuk MA. [*/pkt]

 

*) BACA informasi pilihan lainnya dari Padangkita di Google News

Terpopuler

Add New Playlist