Kasus Covid-19 Harian di Sumbar Naik Lagi di Atas 100 Orang, dari BIM Ditemukan 15 Orang

Penulis: Mentari Tryana

Berita Padang terbaru dan berita Sumbar terbaru: Kasus harian Covid-19 di Sumbar bertambah 110 orang, totalnya menjadi 3.270 pasien.

Padang, Padangkita.com – Kasus harian Covid-19 di Sumatra Barat (Sumbar) bertambah lagi di atas seratus, persisnya 110 orang, Sabtu (12/9/2020). Sehari sebelumnya, kasus harian sempat turun menjadi 33 kasus. Dengan tambahan 110 orang ini, secara kumulatif, jumlah warga Sumbar yang terinfeksi virus Corona mencapai 3.270.

Dalam laporan sementara pagi ini yang disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal, belum dapat dipastikan berapa jumlah pasien Covid-19 yang sembuh. Juga tidak ada tambahan pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

“Untuk data pertambahan kesembuhan sedang diverifikasi,” kata Jasman yang juga Kepala Dinas Kominfo Sumbar, Sabtu (12/9/2020) pagi.

Tambahan 110 kasus pagi ini berasal dari tujuh daerah dan pemeriksaan melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Paling banyak kasus dicatat Kota Padang 76 orang, menyusul Kota Bukittinggi 7 orang.

Kemudian, Kabupaten Sijunjung 4 orang, Kabupaten Pessel 4 orang, Kabupaten Dharmasraya 2 orang, Kabupaten Agam 1 orang dan Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) 1 orang.

Baca juga: Guru Matematika SMPN 7 Padang Dihubungi Presiden Jokowi, Ini yang Dibicarakan

Sementara itu, jumlah kasus yang ditemukan dari sampel spesimen yang dikirim oleh Bandara BIM tercatat cukup banyak, yakni 15 orang.

Tambahan 110 kasus pagi ini ditemukan dari pemeriksaan 2.926 sampel spesimen oleh tim Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand, Padang dan Laboratorium Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Baso, Agam.

“Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand memeriksa 2.592 spesimen dan Laboratorium Veterenir Baso Agam memeriksa 334 spesimen,” ujar Jasman.

Berdasar pemeriksaan harian dan temuan kasus harian ini, Positivity Rate atau PR Sumbar 3,7 persen, masih di bawah batas aman yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia, 5 persen.

Jasman menyebutkan, pemeriksaan sampel spesimen di Sumbar terus meningkat. Secara kumulatif dua hari ini, total sampel sepesimen yang diperiksa telah mencapai 6.300 spesimen. Jika angka ini dipakai, maka PR Sumbar sedikit turun menjadi 2,25 persen. [*/pkt]


Baca berita Padang terbaru dan berita Sumbar terbaru hanya di Padangkita.com