Guru Matematika SMPN 7 Padang Dihubungi Presiden Jokowi, Ini yang Dibicarakan

Penulis: Mentari Tryana

Berita Padang terbaru dan berita Sumbar terbaru: Seorang guru SMP Negeri 7 Padang video call dengan Jokowi, ditanyai proses pembelajaran di tengah pandemi Covid-19.

Padang, Padangkita.com – Rika Susi Waty, seorang guru matematika di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 7 Padang, dihubungi Presiden Jokowi beberapa waktu lalu lewat sambungan video call untuk ditanyai seputar proses pembelajaran di tengah pandemi Covid-19.

Video Buk Rika dihubungi Jokowi tersebut bisa dilihat di akun Sekretariat Negara di Youtube yang dipublikasikan pada Jumat (10/9/2020) kemarin.

Di awal video call, Jokowi menyatakan Indonesia sudah enam bulan menghadapi pandemi virus SARS-CoV-2. Dia pun bertanya kepada Buk Rika bagaimana menurutnya sistem pembelajaran daring yang diterapkan di sekolah.

“Jujur, ya, Pak. Kalau pembelajarannya, Pak, sejauh ini kita tetap mengajar, tetapi kita tidak bisa memantau anak itu mampu atau tidak, ya. Karena kita tidak bisa langsung begitu, Pak,” jawab Buk Rika.

Jokowi pun bertanya kembali apakah semua murid yang diajarkan Buk Rika di sekolah memiliki handphone. Dengan jujur, Buk Rika menjawab, tidak semua.

“Yang tidak memiliki handphone kebetulan kita data betul anaknya, terus kita cek anaknya ke rumah. Memang tidak mampu, jadi kita fasilitasi ke sekolah, Pak. Pakai komputer sekolah. Beberapa orang, tidak banyak, Pak. Di sekolah kita, ada dua orang, Pak,” jelas Buk Rika.

Pada sistem pembelajaran daring, orang tua atau wali-siswa memiliki peranan penting. Jokowi pun bertanya bagaimana komunikasi Buk Rika dengan orang tua dan wali-siswa tersebut.

Baca juga: Kabupaten Agam Catat Tambahan Kasus Covid-19 Sebanyak 12 Orang dari Lima Kecamatan

Buk Rika menuturkan komunikasi dilakukan lewat grup WhatsApp. Jika ada peserta didik yang memiliki kendala dalam pembelajaran, dia akan memberikan jadwal setiap Jumat kepada peserta didik secara bergantian untuk datang ke sekolah.

Dalam memotivasi para siswa, Buk Rika menghubungi mereka lewat video call atau mengirim pesan suara. Dia menyampaikan kepada Jokowi tentang keinginan siswa yang rindu sekolah.

Tidak lupa, pada kesempatan tersebut, Buk Rika menyampaikan harapannya kepada Jokowi dan menitipkan pesan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

“Kami pengennya, ya, bisa tatap muka langsung seandainya memungkinkan, Pak. Mungkin, kita bagi per sif masuknya tidak banyak-banyak. Kalau itu memungkinkan. Karena memang kasihan sekali, Pak, anak-anak tidak tahu, banyak tidak tahu (memahami pembelajaran), Pak,” sampai Buk Rika.

Di hadapan Jokowi, lewat video call, Buk Rika mengungkapkan dirinya terkadang menangis karena ada orang tua yang tidak mampu. Meski memiliki ponsel android, mereka tidak mampu membeli kuota internet.

Pada kesempatan itu, Jokowi mengatakan proses pembelajaran memang sebaiknya dilakukan tatap muka. Namun, karena situasi sedang pandemi Covid-19, proses pembelajaran tatap muka berisiko membuat siswa terpapar Covid-19.

“Buk Rika, tetap semangat, tetap semangat, dan salam semua untuk anak-anak,” ujar Jokowi. [fru/pkt]


Baca berita Padang terbaru dan berita Sumbar terbaru hanya di Padangkita.com