Jumlah Anak Stunting di Padang 1.049 Orang 

Jumlah Anak Stunting di Padang 1.049 Orang 

Wakil Wali Kota Padang Ekos Albar saat menghadiri Gebyar Cegah Stunting di Bagindo Aziz Chan Youth Center Padang. [Foto : ist]

Padang, Padangkita.com - Pemerintah Kota (Pemko) Padang mengklaim jumlah anak stunting jauh berkurang atau mengalami penurunan.

Hasil tersebut tidak terlepas dari upaya orang tua dalam memenuhi kebutuhan gizi sang anak, serta juga berkat perhatian pemerintah setempat.

Wakil Wali Kota Padang Ekos Albar mengungkapkan data tersebut, angka anak yang mengalami stunting menurun dari awal Maret 2023 lalu.

"Iya, sesuai data terakhir anak yang mengalami stunting hanya 1.049 anak," sebut Ekos Albar dilansir Jumat (23/6/2023).

Lebih lanjut Ekos menyebut, pada bulan Maret 2023, jumlah anak stunting berada di angka 1.384 anak. Kemudian mengalami penurunan pada bulan Juni ini menjadi 1.049 anak.

"Tentunya, kita ingin angka ini terus menurun dan tetap akan berupaya hingga tidak ada lagi anak di Padang yang mengalami stunting," sambungnya.

Wawako Ekos Albar menekankan agar seluruh stakeholder terkait untuk lebih menurunkan jumlah anak stunting di Padang. Penurunan siginifikan diharapkan terjadi di tiga bulan mendatang.

"Saya ingin tiga bulan ke depan angka stunting sudah berada di bawah 1.000 anak," harap Ekos.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang dr Srikurnia Yati menyebut, penurunan jumlah anak stunting di Padang berkat validasi yang dilakukan.

Serta input data yang dilakukan oleh petugas kesehatan di aplikasi elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis masyarakat (e-PPGBM).

"Data dari bulan Maret hingga Juni ini ada penurunan sebanyak 335 balita yang keluar dari stunting," ungkapnya.

Diakui Kadiskes, turunnya jumlah anak yang stunting berkat intervensi, pos gizi, dan lainnya. Sebanyak 33 pos gizi telah mengubah pola asuh pada anak.

"Kita akan pantau terus tiga bulan ke depan," ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang Eri Sendjaya mengungkapkan bahwa tekad untuk menurunkan angka stunting hingga di bawah 1000 anak dapat tercapai.

Apalagi saat rembuk stunting kemarin (22/6/2023), Camat dan Kepala Puskesmas menyampaikan intervensi dan usaha yang dilakukan agar anak stunting berkurang.

Baca JugaPuskesmas Andalas Gelar Aksi Cegah Stunting, Wawako: Jadi Fokus Bersama 

"Kita optimis tiga bulan mendatang angkanya menurun dan berada di bawah 1000 anak," katanya. [*/hdp]

Baca Juga

Kejar Target Prevalensi Stunting 14 Persen, Gubernur Mahyeldi: Perlu Strategi Baru
Kejar Target Prevalensi Stunting 14 Persen, Gubernur Mahyeldi: Perlu Strategi Baru
Anggaran Bertambah tak Ekuivalen dengan Penurunan Stunting, Target Perlu Dievaluasi
Anggaran Bertambah tak Ekuivalen dengan Penurunan Stunting, Target Perlu Dievaluasi
Penanganan Stunting di Pariaman Butuh Komitmen lebih Serius Semua Pihak  
Penanganan Stunting di Pariaman Butuh Komitmen lebih Serius Semua Pihak  
Pesantren Ramadan di Padang Diluncurkan, Diikuti 87.304 Pelajar di 1.800 Masjid - Musala
Pesantren Ramadan di Padang Diluncurkan, Diikuti 87.304 Pelajar di 1.800 Masjid - Musala
PT Semen Padang Raih Penghargaan dari BKKBN atas Komitmen Penanganan Stunting
PT Semen Padang Raih Penghargaan dari BKKBN atas Komitmen Penanganan Stunting
Angka Stunting Turun Signifikan, Kota Pariaman Terima DAK Rp3,17 Miliar dari BKKBN Sumbar
Angka Stunting Turun Signifikan, Kota Pariaman Terima DAK Rp3,17 Miliar dari BKKBN Sumbar