Jalan Pasar Baru Bayang-Alahan Panjang Segera Dilanjutkan, Warga Pessel Sambut Gembira

Penulis: Redaksi

Painan, Padangkita.com – Pembangunan jalan Pasar Baru, Pesisir Selatan (Pessel)-Alahan Panjang, Kabupaten Solok, segera berlanjut. Jalan tembus Pessel-Solok sepanjang 44 kilometer ini ditarget rampung 2023.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Pesisir Selatan, Syariwan, mengatakan bahwa kelanjutan pembangunan jalan penghubung antar-kabupaten tersebut sebelumnya memang terkendala karena melewati kawasan konservasi.

“Kementerian LHK (Lingkungan Hidup dan Kehutanan) telah menyetujui perjanjian pinjam pakai lahan hutan (konservasi) untuk menuntaskan pembangunan jalan tersebut sepanjang tujuh kilometer,” kata Syariwan, Jumat (10/12.2021).

Dia menjelaskan program pembangunan jalan penghubung dua kabupaten itu akan segera berlanjut, dan direncanakan tuntas pada 2023 nanti.

“Sisa panjang jalan yang harus dibangun itu ada sekitar 8 kilometer lagi. Belum digarap karena status hutan (konservasi) suaka margasatwa itu tadi,” ucapnya.

Syariwan menambahkan pembangunan ruas jalan tersebut sangat berarti bagi masyarakat dua daerah yakni Pessel dan Kabupaten Solok.

Selain memangkas jarak tempuh hingga 80 kilometer, keberadaan jalan itu juga diyakini mampu mendorong peningkatan ekonomi masyarakat antar-daerah.

Pesisir Selatan yang kaya akan hasil lautnya yaitu ikan segar, bisa dijual ke Kabupaten Solok, dengan jarak tempuh yang lebih dekat. Demikian pula dengan hasil sayur-sayuran dari Solok juga bisa dijual dan dipasarkan ke Pesisir Selatan, bahkan hingga ke Provinsi Bengkulu.

Ia menambahkan pembangunan jalan memang sempat terhenti karena masalah lahan dan anggaran.

“Pembangunannya dimulai sejak tahun 2008 lalu. Karena keterbatasan ketersediaan anggaran dan juga status hutan tadi, sehingga pembangunannya belum terselesaikan hingga saat ini,” tandasnya.

Informasi tentang bakal berlanjutnya pembangunan jalan Pasar Baru-Alahan Panjang disambut gembira oleh masyarakat.

Doni Prima, 47 tahun, warga Bayang mengatakan jalan tersebut memang sudah ditunggu-tunggu oleh masyarakat sejak lama.

“Sebab dengan tuntasnya pembangunan jalan tembus itu nanti, akan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di dua daerah,” ujarnya.

Baca juga: Masalah Kawasan Konservasi Tuntas, Jalan Pasar Baru-Alahan Panjang Segera Dirampungkan

Ia menyampaikan, sepengetahuan dia terkait pembebasan lahan masyarakat yang terkena dampak pembangunan, telah tuntas sejak lama. Masalahnya tinggal lahan yang masuk hutan margasatwa, dan telah pula dituntaskan oleh Gubernur Sumbar yang mengurus langsung ke Kementerian LHK. [*/pkt]

Terpopuler

Add New Playlist