Indahnya Maligi dengan Segala Keterbatasan, Termasuk Akses Jalan dan Pendidikan

Penulis: Ahmad Romi
|
Editor: Zulfikar

Simpang Empat, Padangkita.com – Keindahan Pantai Maligi menyambut kedatangan Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah dan rombongan.

Sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baik provinsi ataupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat sudah dibawa ke Maligi.

Mereka menanam mangrove dan cemara udang secara seremonial di daerah itu untuk menahan hempasan ombak agar tak terjadi abrasi di bibir pantai.

Pantauan Padangkita.com, hingga saat ini keindahan Maligi masih belum ditunjang dengan infrastruktur yang memadai, termasuk akses jalan.

Menuju Malligi, kita masih mendapati akses jalan tanah, bahkan jalan itu kerap tergenang air saat hujan, hingga tak bisa dilewati sama sekali karena gtingginya genangan air.

Menyambut kedatangan orang nomor satu di Sumbar, Pj Wali Nagari Persiapan Maligi, Dendi Hardiman, mengucapkan terima kasih.

Dia juga menjelaskan bagaiman kondisi Maligi saat ini. “Beginilah pak kondisi daerah kami, akses jalan menuju ke sini sangat memperihatinkan. Kami mohon agar bisa dijadikan prioritas pembangunan,” ujar Dendi, Rabu (1/9/2021).

Menurut Dendi, jumlah warga Nagari Persiapan Maligi saat ini ada sebanyak 1.500 Kepala Keluarga (KK) dengan luas wilayah 15 kilometer.

“Potensi wisata di Maligi ini sangat besar, program si Bolang di trans TV saja sudah pernah suting di Maligi. Namun, yang membuat kita masih belum begitu diminati oleh wisatawan karena akses jalan yang masih tanah dan pasir,” ungkapnya.

Kemudian, selain akses jalan, kata Dendi, sarana pendidikan dan kesehatan masih jauh kekurangan, begitu juga alat tangkap ikan para nelayan.

“Penduduk di sini mayoritasnya nelayan tradisional. Tentunya pemerintah bisa memberikan bantuan sarana untuk para nelayan agar hasil tangkapannya bertambah, begitu juga soal sarana pendidikan dan kesehatan,” ucapnya.

Menangapi hal itu, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, kunjungan ke Maligi tidak hanya untuk penanaman mangrove dan cemara laut saja, tapi juga tim dari beberapa OPD terkait.

“Saya datang bersama dengan beberapa Kepala OPD, seperti Kepala Balitbang, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Bappeda, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas PSDA. Tujuannya, agar apa yang nantinya dilihat di daerah ini bisa dikerjakan, agar segera dilakukan. Tentu ini juga tidak terlepas dari persetujuan DPRD Sumbar,” ujar Mahyeldi.

“Apabila DPRD Sumbar nantinya menyetujui anggaran untuk pembangunan ini, InsyaAllah rencana ini akan terwujud. Kami tentunya bersama-sama dengan pemerintah daerah Pasaman Barat akan terus berusaha supaya apa yang telah menjadi harapan masyarakat ini dapat terwujud,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Pasbar, Hamsuardi menyebutkan, bahwa tahun ini akan ada pembangunan jembatan dan jalan di daerah Maligi yang akan dimasukkan dalam anggaran perubahan tahun 2021.

“Untuk tahun ini akan kita bangun jembatan di jalan suak 2 dengan jumlah anggaran senilai Rp500 juta dan pembangunan jalan di dekat suak 2 itu dengan anggaran senilai Rp200 juta. Mudah-mudahan bisa terlaksana,” ujar Hamsuardi.

Lalu, Hamsuardi juga menyampaikan, bahwa pihaknya akan berupaya untuk membangun jembatan yang menghubungkan Nagari Persiapan Sikilang dengan Kecamatan Sungai Aur pada tahun 2022.

Baca juga: Gubernur Mahyeldi Tanam Mangrove dan Cemara Laut di Maligi Pasbar

“InsyaAllah hal ini akan menjadi fokus kita bersama. Saya bersama-sama dengan Wakil Bupati akan berupaya agar pembangunan ini dapat terlaksana dan menjadi prioritas selama masa jabatan kami,” katanya. [zfk]

Terpopuler

Add New Playlist