DPRD Tanah Datar Pertanyakan Capaian PAD dan Pembangunan Lapangan Cindua Mato

Penulis: Redaksi

Batusangkar, Padangkita.com – DPRD Tanah Datar menggelar Rapat Paripurna Pandangan Fraksi-Fraksi terhadap penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Laporan Pertanggungjawaban APBD tahun 2021, Selasa (17/5/2022).

Sidang dipimpin Wakil Ketua DPRD Anton Yondra, didampingi Wakil Ketua Saidani, Sekretaris DPRD Yuhardi dan dihadiri 20 anggota DPRD serta Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian. Dalam sidang itu, Wabup Richi mendengarkan pandangan fraksi, yang dimulai dari Fraksi PPP, Perjuangan Golkar, PKS, Gerindra, Demokrat, Hanura, PAN dan Nasdem.

Selain menyampaikan apresiasi, semua fraksi juga mempertanyakan keberhasilan Pemerintah Daerah dalam mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Di tengah pandemi Covid-19, ternyata PAD Tanah Datar mampu melampaui target di angka 106,84% melebihi target Rp7,7 miliar dari yang ditetapkan. Satu sisi ini sebuah keberhasilan, namun sisi lain apakah perencanaan target yang terlalu rendah,” kata Afrizal, juru bicara Fraksi Gerindra.

Kemudian, juga dipertanyakan kejelasan tentang kelanjutan pembangunan Lapangan Cindua Mato (LCM), tapal batas dengan Kabupaten Solok, pelaksanaan Proses Belajar Tatap Muka (PBTM) dan beberapa isu.

“Lapangan Cindua Mato yang merupakan kebanggaan masyarakat Batusangkar dan Tanah Datar saat ini masih dipagari seng, mohon kejelasan penyelesaian pembangunan ini,” ujar Fraksi Gerindra melalui jubirnya Benny Affero.

Benny juga menyampaikan kejelasan tentang PBTM di Tanah Datar.

“Saat ini masih banyak pihak sekolah yang melaksanakan Proses Belajar Mengajar terbatas, sedangkan kondisi Covid-19 sudah melandai, mohon penjelasannya,” ujarnya.

Tidak hanya pertanyaan, semua jubir fraksi di DPRD juga menyampaikan apresiasi terhadap berbagai prestasi yang diraih Pemkab Tanah Datar.

“Seamat atas keberhasilan Pemkab Tanah Datar kembali raih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap LHP dan LKPD tahun 2021, namun mengingatkan agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) jangan terlena, karena prestasi ini bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan,” sampai fraksi Demokrat melalui jubirnya Syafril.

Berkaitan program unggulan Pemerintah Daerah, Syafril berharap lebih intens untuk mensoliasikan teknisnya kepada masyarakat agar progul daerah bisa maksimal dan mensejahterakan masyarakat.

“Program unggulan kepala daerah juga diharapkan melalui OPD terkait untuk lebih digiatkan lagi mensoliasikan kepada masyarakat agar progul daerah bisa maksimal dan mensejahterakan masyarakat,” sampainya.

Baca juga: Imbas Wabah PMK, Semua Pasar Ternak di Tanah Datar Ditutup 14 Hari

Selepas mendengarkan pandangan 8 fraksi, sidang ditutup pimpinan sidang Anton Yondra dan direncanakan dua hari ke depan akan dilaksanakan sidang lanjutan untuk mendengarkan jawaban Bupati atas pertanyaan fraksi. [djp/pkt]

Terpopuler

Add New Playlist