Dorce Gamalama, Blasteran Arab-Minang Kelahiran Solok yang Yatim Piatu Sejak Umur 1 Tahun

Penulis: Irfan Denas

Padang, Padangkita.com – Dorce Gamalama meninggal dunia akibat Covid-19, Rabu (16/2/2022). Ia sempat menjalani perawatan selama tiga minggu di RS Pertamina, Jakarta.

Dorce lahir pada 21 Juli 1963 di Kota Solok, Sumatra Barat (Sumbar). Ia mewarisi darah Arab-Minang dari orang tuanya. Ayahnya bernama Achmad dan ibunya bernama Dalifah.

Achmad merupakan keturunan Arab-Binjai yang berprofesi sebagai tentara. Adapun Dalifah, asli Minang, bekerja seorang pedagang beras.

Dorce lahir sebagai laki-laki yang diberi nama Dedi Yuliardi. Sejak kecil, ia tidak mendapat kasih sayang orang tua karena ia yatim piatu. Ibunya meninggal tanpa sebab saat Dorce berusia tiga bulan.

Tak lama berselang, saat ia menginjak usia satu tahun. sang ayah meninggal karena sakit.

Beruntung, ia masih punya nenek bernama Siti Darama yang mengasuh dan merawatnya. Saat Dorce berusia dua tahun, sang nenek membawanya pindah ke Jakarta. Di kota inilah, Dorce tumbuh besar mencari jalan hidupnya.

Seiring ia beranjak dewasa, Dorce merasa dirinya adalah seorang perempuan yang terperangkap dalam tubuh laki-laki.

Baca juga: Dorce Gamalama Meninggal Dunia, Kerabat Sebut Karena Covid-19

Hingga akhirnya, ia memutuskan untuk melakukan operasi transgender. Operasi tersebut dilakukan pada tahun 1983 di Surabaya. [den/pkt]

Terpopuler

Add New Playlist