Dari Target 300, Baru 30 Gerai “Minang Mart” yang Beroperasi

Penulis:
Gerai ke 30 Minang Mart di Lubuk Minturun (Foto: Manajemen Minang Mart)

Padangkita.com – Hingga saat ini gerai “Minang Mart’ di Sumatera Barat telah berjumlah 30 gerai yang tersebar di sejumlah daerah. Gerai ke 30 yang baru saja diresmikan berlokasi di kawasan Lubuk Minturun.

Walikota Padang, Mehyeldi Ansyarullah mengatakan ‘”Minang Mart” adalah gerai yang menjadi tempat pemasaran produk-produk lokal yang ada di Sumatera Barat.

Dia berharap gerai “Minang Mart” akan terus bertambah ke sejumlah daerah yang ada di kota Padang dan juga Sumatera Barat. Karena kehadiran “Minang Mart” menurutnya mampu memberi harapan bagi pegerak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UKM).

“Pemerintah Kota Padang menyambut baik kehadiran “Minang Mart”, karena akan menjadi tempat pemasaran produk-produk lokal yang ada di Kota Padang dan Sumatera Barat,” ucap Mahyeldi.

Sebelumnya, Dikutip dari bisnis, PT Retail Modern Minang menargetkan mampu membuka 300 gerai dengan brand “Minang Mart” dan Kedai Minang di seluruh Sumatra Barat hingga penghujung tahun ini. Namun hingga kini baru mampu membuka 30 gerai saja.

Direktur Utama Retail Modern Minang Syaiful Bahri menyebutkan potensi pembukaan ritel di daerah itu sangat terbuka lebar mengingat masih minimnya penyebaran toko modern di Sumbar pada, (25/03/2017) silam..

Menurutnya, dengan semakin banyaknya gerai Minang Mart akan ikut berkontribusi membuka lapangan kerja baru dan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah itu.

Sebab, dalam konsepnya, Minang Mart adalah usaha milik rakyat dan dibantu pengelolaannya oleh PT RMM untuk menangkal serbuan ritel berjaringan besar dari luar Sumbar.

Pembukaan gerai baru itu tidak hanya di Kota Padang, tetapi juga menyasar sebagian besar wilayah Sumbar. Dalam waktu dekat, juga dibuka gerai di Bukittinggi, Payakumbuh, dan Sungai Rumai, Kabupaten Dharmasraya.

Untuk diketahui, PT Retail Modern Minang adalah perusahaan yang dibentuk dari joint venture antara PT Sentra Distribusi Nusantara (SDN) dengan BUMD PT Grafika Jaya Sumbar.

Sebelumnya, Pemprov Sumbar menunjuk PT Grafika Jaya bersama dua BUMD lainnya, PT BPD Sumbar alias Bank Nagari dan PT Jamkrida Sumbar untuk mengembangkan ritel khas daerah dengan tujuan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Terpopuler

Add New Playlist