Cuaca Tak Menentu, Harga Cabai di Kota Pariaman Meroket

Penulis: Redaksi

Berita Pariaman hari ini dan berita Sumbar hari ini: Harga cabai naik, untuk komoditas lainnya relatif stabil

Pariaman, Padangkita.com– Dua hari jelang Ramadan, harga cabai merah di Kota Pariaman naik. Kenaikan harga cabai dipicu karena petani gagal panen akibat cuaca buruk.

Jika sebelumnya harga cabai mencapai Rp33 ribu per kilogram, saat ini naik menjadi Rp48 ribu per kilogram.

“Harga cabai naik, kalau komoditas lainnya relatif stabil,” kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Pariaman, Gusniyetti Zaunit di Kota Pariaman, Minggu (11/04/2021).

Ia mengatakan, cabai di Kota Pariaman tidak saja berasal dari luar Sumbar namun juga dalam provinsi.

Namun dalam sepekan terakhir, pasokan cabai dari daerah di Sumbar menurun karena cuaca tidak menentu sehingga memengaruhi harga cabai di pasaran.

Gusniyetti menyampaikan, untuk komoditas lainnya terpantau masih stabil, antara lain minyak goreng curah Rp14 ribu per kilogram, minyak goreng kemasan Rp14.000 per liter.

Lalu gula Rp13 ribu per kilogram, cabai rawit Rp42 ribu per kilogram, cabai hijau Rp40 per kilogram, bawang merah Rp29 ribu per kilogram, dan bawang putih Rp25 ribu per kilogram.

Selanjutnya daging sapi Rp130 ribu per kilogram, daging ayam Rp25 per kilogram, daging ayam kampung Rp50 ribu per kilogram, beras 42 Pariaman Rp12 ribu per kilogram, dan beras cisokan solok Rp15 ribu per kilogram.

Untuk beras jenis anak daro Rp12 ribu per kilogram, beras jenis sokan Pariaman Rp13 ribu per kilogram, telur ayam ras Rp19 ribu per kilogram, telur ayam kampung Rp33 ribu per kilogram, dan kacang hijau Rp29 ribu per kilogram.

Sementara itu, harga kacang tanah Rp28 ribu per kilogram, tepung dari Rp7 ribu hingga Rp8,5 ribu per kilogram tergantung jenisnya, garam halus Rp7 ribu per kilogram sedangkan garam kasar Rp5 ribu per kilogram.

Sebelumnya harga cabai merah di sejumlah pasar di Kota Pariaman, Sumatra Barat mengalami fluktuasi menjelang libur Natal 2020, dan tahun baru 2021 diakibatkan cuaca yang tidak menentu.

“Faktor fluktuasinya bukan karena Natal, sebab di Pariaman tidak ada non muslim sehingga tidak ada perayaan, ini diakibatkan oleh cuaca,” kata Gusniyetti.

Ia menyebutkan pada tiga minggu lalu, harga cabai di Pariaman rata-rata mencapai Rp45 ribu per kilogram, dua minggu yang lalu naik menjadi Rp52 ribu per kilogram.

Baca juga: Tradisi Ziarah Kubur Jelang Ramadan di Padang Pariaman, dari Berdoa, Makan-makan hingga Sedekah

Kemudian, minggu kemarin turun menjadi Rp48 ribu per kilogram, dan pada minggu ini menjadi Rp60 ribu per kilogram. [*/rna]

Baca berita Kota Pariaman hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Terpopuler